cerpen
“Aku akan menunggu.” “Sampai kapan?” “Sampai kamu datang kembali.” “Yakin? Menunggu sungguh bukan pekerjaan yang menyenangkan.” Di ruang dan dimensi yang...
Ibu bilang aku mengidap alergi dingin sejak kecil. Maka, aku selalu dibiasakan mengenakan jaket tebal, syal, bahkan di saat musim kemarau...
Sepuluh tetes air terakhir sisa hujan semalam telah menguap. Bersamaan dengan ombak di pantai Selatan yang tetap berkejaran, saling menubruk dan...
Dua hari berlalu setelah kematian sahabatku Amir. Aku masih merasa janggal perihal kematiannya yang mengenaskan. Aku hanya melihatnya dalam berita di...
Bagaimana rasanya terjun dari lantai delapan tanpa pengaman apa-apa, apakah badan yang akan melayang ini tak sempat merasakan sensasi terbang meski...
Badannya memang tidak tinggi tegap—lebih bisa dibilang kurus, kecil, lagi berkacamata—tapi sepertinya bukan orang sembarangan. Yang membuatnya terlihat bukan orang sembarangan...
Batas antara yang nyata dan yang maya hanya terletak dalam kesadaran seseorang yang sedang terjaga. Mimpi menjadi batas mutlak bagi keduanya....
Suatu pagi, Linda, istriku, bercerita padaku. Saat itu kami sedang duduk di teras rumah. Burung-burung perkutut terbang mencari nafkah untuk anak-anaknya...
Rintik gerimis masih menjuntai dari balik awan. Semilir angin bertiup dengan iramanya yang sendu. Di bawahnya, Duratno mengemudikan mobilnya perlahan, seolah-olah...
Kebanyakan dari kita secara umum mengenal sosok Pramoedya Ananta Toer (selanjutnya disingkat Pram) sebagai seorang sastrawan, sosok orang tua dari anak...