cerpen

Meng

Pada akhirnya, hidup Meng tetap penuh kemurungan dan kesedihan. Sudah jalannya. Tak ada yang bisa diharapkan dari apa pun. Bedanya, di...
Ridho Daffa Fadilah Ridho Daffa Fadilah
3 min read

Ketika Hidup Memberimu Jeruk

Hari mulai gelap, jam dinding yang digantung pada sisi tengah gardu pos satpam menunjukkan pukul lima lebih empat puluh lima menit....
Suci Diah Ningrum Suci Diah Ningrum
8 min read

Mulyono Mengigau

Apa yang harus dilakukan di hari-hari terakhir jabatannya ini? Mulyono terus memikirkan itu sepanjang hari. Sejak pagi hingga waktunya tidur di...
Okky Madasari Okky Madasari
5 min read

Nur

Semua orang mengenal Rojak sebagai pemabuk dan penjudi ulung. Dan saking celakanya, banyak orang tua yang kemudian menjadikannya sebagai sosok hantu...
Aflaz Maosul Kamilah Aflaz Maosul Kamilah
4 min read

Dia dan Enam Raksasa

Pohon-pohon gersang di sana. Tanahnya kering. Tak ada air sedikit pun. Tak ada manusia. Hanya dia seorang dan enam raksasa yang...
Mohammad Ghofir Nirwana Mohammad Ghofir Nirwana
4 min read

Orang Mati yang Kesepian

Seorang lelaki tua duduk termenung di atas nisannya sendiri. Namanya Sarman. Ia telah meninggal dua puluh tahun lalu, namun masih tetap...
M. Iqbal Mubarok M. Iqbal Mubarok
2 min read

Pagar Itu Aku

Aku juga tak mengerti apa yang terjadi. Mendapati diriku menjadi sebuah pagar sepanjang tiga puluh kilometer di suatu kawasan bukanlah mimpi...
Shankara Araknahs Shankara Araknahs
2 min read

Menyumbang Kembang pada Malam

Di tengah detak waktu yang terasa lambat, Malik menggenggam erat surat terakhir dari almarhum ayahnya. Bukan sekadar lembaran biasa, surat itu...
Alfiansyah Bayu Wardhana Alfiansyah Bayu Wardhana
9 min read

Empat Babak Darah

Kalau lahir dan mati adalah perihal darah, maka aku di antara keduanya. *** BABAK I Samar-samar terlewat di kepalaku ingatan ketika...
hasna zahratil hasna zahratil
5 min read

Tahun-Tahun di Mana Hidup Begitu Berbahaya

Seperti biasanya, dengan berat hati, hari ini kau bangun dari tidurmu. Kau kucek matamu yang rasanya berat sekali untuk kau buka...
Rizki Ardhana Rizki Ardhana
7 min read