cerpen
Mendekati Ring Road Utara, aku malah terjebak macet di lampu merahnya. Warna langit malam saat itu bukanlah warna hitam cerah dengan...
Bogor, 2046. “Menurut lu, abis emas apa?” suara Budi memenuhi ruang yang sumpek, diselingi decit kain pel yang diadu dengan lantai,...
Aku tidak ingat bagaimana aku sampai di tempat asing ini. Sebelumnya, aku masih berada di kamarku yang bernuansa merah muda, duduk...
Rara menata baju-baju ke dalam koper yang akan dibawa mudik bersama suaminya. Ia membuka catatan di ponselnya, mulai mengecek satu per...
Apa yang dicari orang ketika memasuki gang sempit selain maling dan copet? Hampir tidak ada. Dan dalam kehampiran itulah cerita ini...
Padahal baru kemarin rasanya kau dilahirkan, tapi sekarang kau sudah bisa merajuk dan memuramkan wajahmu. Sungguh, aku tak pernah ada niatan...
Cahaya merayap lewat celah tirai, menusuk kelopak mata yang masih berat. Sebagai manusia, kita mengamini apa saja yang terjadi, meski dengan...
Kuusap layar ponselku dari bawah ke atas dengan mengamati lekat-lekat deskripsi persyaratan kerja yang ditampilkan oleh beberapa perusahaan. Oh, tidak. Aku...
Tak ada yang lebih liar ketimbang pikiran manusia. Mereka selalu berpikir tentang hal-hal magis, vulgar, dan kadang-kadang menyeramkan. Dan sayangnya aku...
Bukanlah sebuah kesengajaan untuk membiarkan tubuhku dirundung kuyup. Pada saat itu mataku terpejam. Aku tertidur dalam lindungan pohon rindang yang membawa...