cerpen
Jarum jam berdetak malas di dinding kusam, menandai tengah malam yang lengang. Di kamar rusun sempit lantai tiga belas, seorang penulis...
Perempuan selalu punya daya kuat untuk mengalahkan lelaki, apalagi pelacur seperti aku ini. Kalimat itu kutulis di balik struk belanja warung,...
Pada akhirnya, hidup Meng tetap penuh kemurungan dan kesedihan. Sudah jalannya. Tak ada yang bisa diharapkan dari apa pun. Bedanya, di...
Hari mulai gelap, jam dinding yang digantung pada sisi tengah gardu pos satpam menunjukkan pukul lima lebih empat puluh lima menit....
Apa yang harus dilakukan di hari-hari terakhir jabatannya ini? Mulyono terus memikirkan itu sepanjang hari. Sejak pagi hingga waktunya tidur di...
Semua orang mengenal Rojak sebagai pemabuk dan penjudi ulung. Dan saking celakanya, banyak orang tua yang kemudian menjadikannya sebagai sosok hantu...
Pohon-pohon gersang di sana. Tanahnya kering. Tak ada air sedikit pun. Tak ada manusia. Hanya dia seorang dan enam raksasa yang...
Seorang lelaki tua duduk termenung di atas nisannya sendiri. Namanya Sarman. Ia telah meninggal dua puluh tahun lalu, namun masih tetap...
Aku juga tak mengerti apa yang terjadi. Mendapati diriku menjadi sebuah pagar sepanjang tiga puluh kilometer di suatu kawasan bukanlah mimpi...
Di tengah detak waktu yang terasa lambat, Malik menggenggam erat surat terakhir dari almarhum ayahnya. Bukan sekadar lembaran biasa, surat itu...