Terbaru

Pamflet Pembunuh Nietzsche dan Puisi Lainnya

Le Biere, Central Park dua perempuan western satu blonde, yang lain braids bicara di café dalam aksen irlandia anak-anak bertaburan di theme park pelayan café–spook membawa ice bucket & carlsberg...
Krisnaldo Triguswinri Krisnaldo Triguswinri
2 min read

Machiavellian Gila Jabatan dan Pemerintahan Bangsa Setan-Setan

Sebuah bangsa berdiri di tepi jurang kehancuran, bukan karena krisis pangan, pun juga bukan karena perang, melainkan karena abainya...
Hillbra Naufal Demelzha Gunawan Hillbra Naufal Demelzha Gunawan
2 min read

Pemilihan Legislatif yang Terlupakan

Berkaca pada perjalanan Pemilu 2024, pemilihan legislatif seakan berjarak dan luput dari mata publik. Masyarakat seolah dibuat amnesia betapa...
Durohim Amnan Durohim Amnan
3 min read

Enam Alasan untuk Mencintai Prabowo-Gibran

Pak Wiranto, yang tergabung sebagai Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, pernah mengungkapkan lima alasan untuk memilih Prabowo di Pilpres 2024....
Muhammad Islah Satrio Muhammad Islah Satrio
3 min read

Pucuk, Cukup! dan Puisi Lainnya

Pilih Pilah Ilah-Ilah : puisi yang sedang trust issue Hari ini Minggu Masih sepatah Aku yang akan percaya sebelum...
Robertus Rony Setiawan Robertus Rony Setiawan
2 min read

Obituari Demokrasi

Mari berkabung untuk demokrasi Indonesia. Jika dirasa belum mati, demokrasi Indonesia sedang dalam fase sekarat menuju kematiannya dan melebur...
Adrian Aulia Rahman Adrian Aulia Rahman
4 min read

 

Why Okky Madasari’s Novels Matter More Than Ever Under Prabowo Subianto

Indonesia likes to describe itself as one of the world’s democratic success stories. Since the fall of Suharto in 1998, the country has...
Moch Aldy MA Moch Aldy MA
3 min read

 

 

Dapatkan tulisan-tulisan menarik setiap saat dengan berlangganan melalalui email