cerpen
Mungkin, Wildo benar, dalam menciptakan manusia, halila agak melebih-lebihkan kemampuan manusia. Aku secara sadar dan sengaja tak menggunakan awalan huruf kapital...
Gadis itu berdiri di ujung ranjang tempat Udin berbaring sambil mengawasi sekeliling. Dari sudut mata yang setengah terpejam Udin memperhatikan gerak-geriknya....
Sejak kenal dunia ini. Penulis yang kutemui gagal total menjauhkan dirinya dari prasangka buruk. Ketika memperlakukan orang mereka kadang jadi sok-sokan...
Apa yang sebaiknya dilakukan saat melihat orang-orang terkasih terbakar di hadapan kita? Barangkali jawaban terbaik yang bisa dipikirkan adalah menyelamatkannya. Namun,...
“Jadi, Paman, apa itu haiku?” kamu tiba-tiba bertanya. Aku meletakkan mangkuk tehku dan memandangmu. Cahaya keingintahuan memenuhi matamu yang bening. “Haiku,...
Setelah hampir setahun terlelap dalam tanah, akhirnya aku terlahir di dunia, sebagai kunang-kunang yang mengemban cahaya hingga akhir hayatnya. Tak lama,...
Hujan… pakaianmu telah basah sebagian. Sungguh jadwal pulang kantor yang selalu tak tepat, keluhmu dalam hati. Azan magrib usai berkumandang ketika...
Pemberitahuan itu menyebar dari telinga ke telinga bahkan sebelum pengumuman resminya dikeluarkan oleh perusahaan. Aku sendiri mendapat kabar itu dari Pak...
Setelah tujuh puluh lima tahun, kapal kembali bersandar di pulau ini. Dengungan sirinenya menggetarkan seluruh penjuru pulau, membangunkan Bandiman yang tertidur...
“Mungkin sebentar lagi …” Ia memandangi layar gawai lalu mendekapnya di dada. “Mungkin bakal ada pemberitahuan masuk sebentar lagi …” Harapannya...