cerpen
Sudah tiga hari kedai yang kaukelola tak lagi dikunjungi pembeli. Kauketuk ujung pensilmu berkali-kali. Tak tahu mau menulis apa di buku...
Bapak benar-benar melihat. Garis mengilat. Perpaduan buih dan senja. Menggenang di ujung celana bahan yang dilipatnya asal. Celana yang biasa basah...
Sepanjang tangga pualam itu aku mungkin menemukan berbagai hal yang saling berkaitan lagi atau tidak sama sekali. Tempat duduk atau tempatku...
Bicaralah, mungkin batu pun juga ingin bicara. Membuka pintu yang mungkin bercabang. Menjalar ke mana-mana. Hanya satu itu. 3 kata. Mungkin...
Hujan mulai turun, Burung Kecil masih bertengger di dahan pohon, bulu-bulunya dipenuhi butiran air, matanya yang terpejam mulai terbuka perlahan, dia...
“Aku menopause! Oh, Martha! Senangnya! Hari-hariku sebagai budak telah selesai! Oh, Martha! Kau akan kutraktir bir termahal selama sebulan!” Martha tersenyum,...
Pengangguran atau bukan, ada baiknya Anda membaca kisah ini. “Kesuksesan hanya akan berpihak kepada mereka yang mau setengah mati memperjuangkan mimpinya,”...
3) Hal pertama yang ia pelajari di sekolah, melihat para gadis ketika jam istirahat, adalah ada seorang gadis di dalam dirinya....
Boleh saja jika kau mau menyebutnya “perpustakaan”, sebab ada ruang baca seluas jagat raya di dalamnya, dengan bangku yang tak terhitung...
Siapakah yang muncul pada sepertiga malam mengetuk pintu rumah nenek Darti? Malaikatkah? Orang sucikah? Atau sekadar gembel iseng yang senang mengganggu...