cerpen
“Bukankah wajar, Rul, kalau orang tuamu terus mendesakmu agar cepat-cepat mendapat pekerjaan?” aku rasa pertanyaan itu cocok dan tidak akan menyinggung...
“Gerombolan Oknum Simpanse Menerjang Wilayah Timur Tewaskan Empat Simpanse.” Judul berita utama di Harian Simpanse itu membuat seekor bapak Simpanse ragu...
I was looking for a job, and then I found a job… And heaven knows I’m miserable now… Namamu Hari. Kau...
Dinding itu dipenuhi lukisan wajah orang gemuk. Sebagian kanvas diletakkan di lantai karena semua sisi dinding telah terlalu sesak. Di atas...
Berita itu telah tersiar ke segala penjuru komplek asrama militer tak lama setelah terompet apel malam telah ditiup. Tak seperti biasanya,...
Tiba-tiba sebuah lonceng berdecing. Burung-burung di aspal bilang itu lonceng dari tengah laut. Tinggal di muka laut. Berdecing melintasi laut tapi...
Kumpulan cerpen dengan judul “Rumah yang Neraka” merupakan karya penulis debutan Angga Saputra. Dalam kumpulan cerpen tersebut termuat sembilan judul cerpen,...
Sama seperti yang dialami tuanku, aku pun menua, ringkih, rabun, dan sama-sama menanggung kehilangan masing-masing. Aku kehilangan ibu dan dua saudariku,...
Rupanya engkau perlu tiga belas tahun untuk menegakkan layarmu. Setelah sekian lama berjuang untuk bangkit, kapalmu berlabuh jua. Aku bahagia melihatnya....
Dia menghentikan kegiatan mengelupasi poster yang menempel di wajahnya. Dia mengerjapkan sebelah mata. Aku tidak tersinggung sebab matanya yang sebelah masih...