cerpen
“Intinya, kawanku ini, dia anak teknik nuklir, dan dia tidak berani menonton Oppenheimer, Ta. Kamu harus menuliskan soal dia. Sekarang dia...
Di penghujung tarikan nafas terakhirmu, kau merasakan Sang Batara mengusap matamu sekali lagi. Kesadaranmu kembali tertambat pada dunia dan peristiwa yang...
Negeri sedang gonjang-ganjing lantaran pembredelan pertama pameran lukisan di pemerintahan baru telah berlangsung. Kelima lukisan itu tentang Mulyono. Seorang pemimpin negeri...
Kulirik Mas Enthus mengelus-elus motornya pakai kanebo sambil memerhatikanku berjalan pelan di depan rumahnya. Mas Enthus memanggilku, kulihat dia tersenyum. Eng,...
Setiap kali pulang malam dari kegiatan kampus, saya selalu lewat Prawirotaman. Di sana, sebelum pertigaan pom bensin, berdiri berjejer-jejer aneka diskotek....
“Lagi-lagi hantu itu memangsa seseorang, Nak.” “Dan lagi-lagi karena orang itu memiliki sebuah lukisan?” “Tidak ada alasan lain,” jawabnya dengan tatapan...
Di sudut sebuah rumah, angin berembus perlahan pada subuh hari. Seorang lelaki tua samar-samar mendengar desingan angin yang meremukkan daun-daun hingga...
“Bukankah wajar, Rul, kalau orang tuamu terus mendesakmu agar cepat-cepat mendapat pekerjaan?” aku rasa pertanyaan itu cocok dan tidak akan menyinggung...
“Gerombolan Oknum Simpanse Menerjang Wilayah Timur Tewaskan Empat Simpanse.” Judul berita utama di Harian Simpanse itu membuat seekor bapak Simpanse ragu...
I was looking for a job, and then I found a job… And heaven knows I’m miserable now… Namamu Hari. Kau...