Fiksi & Puisi
Malam Pasang Lampu Aku melihat cahaya di layar ponsel, tumbilotohe menyala di unggahan teman-teman, di lorong-lorong yang dulu kuhafal tiap lekuknya....
Cahaya merayap lewat celah tirai, menusuk kelopak mata yang masih berat. Sebagai manusia, kita mengamini apa saja yang terjadi, meski dengan...
Kuusap layar ponselku dari bawah ke atas dengan mengamati lekat-lekat deskripsi persyaratan kerja yang ditampilkan oleh beberapa perusahaan. Oh, tidak. Aku...
Orde yang Tak Pernah Purna Dengar, tanah ini bergemuruh lagi, senapan tak lagi meledak di medan perang, tapi di atas kertas,...
Tak ada yang lebih liar ketimbang pikiran manusia. Mereka selalu berpikir tentang hal-hal magis, vulgar, dan kadang-kadang menyeramkan. Dan sayangnya aku...
Memungut Pisau mereguk arak dalam keadaan muak memahat dengan banal kepala orang-orang cabul jiwa hilang dihirup nestapa bersama luka menganga oleh...
Sepasang Kekasih di Atap Seng Malam merambat di genting tua, dua bayang berjalan pelan, berbisik dalam bahasa yang tak kupahami. Lalu...
000 —upaya meninggalkan Tahun 2024 Burung di tanah merah menanti kekasihnya selama senja menciut dan Tangsel busuk berhenti menertawakan takdir Republik...
KEPALAKU PEDESTRIAN isi kepalaku adalah pedestrian berbaru pesing retak pematang jalan—kaleng-kaleng kosong angin sangat malas menjemput aroma dan jalan yang terhenti...
Bukanlah sebuah kesengajaan untuk membiarkan tubuhku dirundung kuyup. Pada saat itu mataku terpejam. Aku tertidur dalam lindungan pohon rindang yang membawa...