Fiksi & Puisi
“Bagi kami, hutan adalah hidup dan hidup adalah hutan,” kata Wa Sahdi sambil melinting sebuah cerutu. “Dan sekarang, kami sedang berjuang...
NERAKA SENIN 06:00. Di cermin buram wajahku retak, separuh tertinggal di kasur jejak. Sayap kupasang di gantungan pintu, mimpi-mimpi jatuh, berserak...
SEPI IALAH MANTAN jam berlompatan ke halaman tidurku igau dari segala igau angin petang bergelombang mengimbau, pulanglah mimpi berkemas catatan agar...
“Paket…” Masih tak ada balasan apapun dari dalam rumah tersebut. Ini adalah seruan ketujuh kalinya. Ia mengamati lagi gerbang rumah. Pandangannya...
V Ada hari ketika Gelombang pasang Tak bikin gamang Badai datang Tak bikin patah Ranting Dan itu hanya Hari lalu Ada...
Seperti pada umumnya mahasiswa, saya pun ada teman. Dia namanya Joyo. Bukan dari Kuntowijoyo. Joyo saja, titik. Dia punya banyak panggilan:...
Siapa Aku? tiap kali hidup yang menggelisahkan datang. aku merasa ada banyak mata terbuka memangsaku. orang-orang seperti pemakaman. benda-benda serempak banyak...
Tiga puluh menit selepas azan Isya, di pos ronda, Abang tukang bakso ikan mengetuk pinggiran mangkuk sebanyak tiga kali. Suaranya terbang...
Menaklukan Rindu Ada tunggu di bibir kita saat insomnia ini melaut. Aku tidak minum kopi sebab rindu sama pahit Samudra sebagai...
Kota Ini Tak Pernah Tidur, Tapi Kau Selalu Lelah Kita—tulang belakang yang patah di antara gedung-gedung rakus, berjalan tanpa bayangan, sebab...