Fiksi & Puisi
Kabar dari Mimpi Sudah kubaptis nyawa ini dalam kamar yang diterangi lilin setengah meleleh, cahaya gemetar menari di dinding, menyentuh bahu...
Ketika tiba waktunya, Oey Djien akhirnya datang menjemputku dengan mobil kijang tua peninggalan orang tuanya. Seperti kuda yang kehabisan napas, En...
Sedari kecil, aku sangat ingin melihat laut. Aku ingin memandangi laut yang di atasnya mengambang perahu dengan layar yang terkembang. Laut...
Pukul 02.00 Tuhan mengisyaratkan pertemuan lewat sentuhan. Satu-satu wajah Datang. Berdiam diri dan melingkar. Bergantian kuhampiri. Orang-orang duduk dengan Muka pesimis....
Aku menemukannya di antara tumpukan naskah lama yang disimpan di rak dalam folder plastik berdebu. Judulnya hanya satu kata. “Kembali”. Kertasnya...
Saya memandang lamat ke arah pelanggan warung soto kami. Ada seorang ibu muda dan anak laki-lakinya yang balita. “Anak lanang itu...
I Aku sudah lupa bagaimana rasanya menjadi manusia. Bukan. Bukan dalam artian biologis, sebab aku masih bernapas, darahku masih mengalir dari...
Ekonomi Gelap : buat Ayu, Tercinta Di luar, kota ini mendidih dalam jeritan, seperti tubuh yang dipanaskan oleh sepasang tangan yang...
Senin Pagi kutanggalkan sayap ke gantungan baju debu intan telah tiris dari rambut hanyut, bersama busa sampo dan binar lainya memudar...
MIMPI AYAH Ayah selalu tidur di ruang tamu. Ia bilang kamar itu terlalu luas untuk mimpinya yang kecil. “Kursi ini cukup,”...