Fiksi & Puisi
Pagi hari di Kamis Wage bulan Januari 2025, gerimis turun bercampur bau tanah dan tahi sapi di halaman belakang kontrakan Sejarah....
Dua seperempat jam terbang dari Hang Nadim ke YIA, sebuah pertanyaan membentang. Adakah suatu hari dalam hidupmu, mampu mengubah apa yang...
Aku duduk di depan teras rumah, melihat segerombolan katak lewat. Tapi ada yang tidak beres. Mereka berwarna merah dan bernyanyi parau,...
MENU LEBARAN Ibu sibuk di dapur memasak daging sedihnya yang alot menghadapi kehidupan. Hidup tak segera matang meski digodok dengan terik...
kubentangkan tubuhku kubentangkan tubuhku di tanah leluhur yang terluka, tanah yang bercinta dan berperang, di mana darah hanyalah noda yang tak...
Ratapan Sang Babi yang Ditulikan Aku dulu hidup di ladang lumpur, menyerap suara angin dan bisikan tanah, tetapi suatu malam, mereka...
Mendekati Ring Road Utara, aku malah terjebak macet di lampu merahnya. Warna langit malam saat itu bukanlah warna hitam cerah dengan...
serendibity di depan pintu aku menunggu hujan. hujan tak kunjung pulang. kemarin ia datang tapi pintu tak memberi ruang. aku membuka...
Sudah empat tahun anakku tak kunjung pulang. Ibu mana yang tak kangen? Hampir setiap kali Lebaran, dadaku menahan sesak yang sama....
aku ingin mencintai Indonesia aku mencintai Indonesia tanpa penguasa di gang-gang sempit yang menggigil dalam neon di antara sepatu tentara dan...