sastra
Distopia Malam Natal sampailah kita, pada hari sandiwara akbar para robot-robot-robot-robot-robot-robot-robot-robot-robot berkedok barisan himne. pada gerbang gereja dipasang segel: tutup rapat...
Ingin Jadi Penyair di toko itu ia memesan seperangkat kemiskinan – Meredup saat waktu memadamkanku kau menjelma laut yang memeluk dengan...
dingin perapian masihkah kita harus berjalan menyusuri jalan setapak ini dari ketiadaan dan ketidakpastian cuaca? pada jalan yang kau tempuh, dari...
Tiada Revolusi di Atas Ranjang rokok masih menempel di mulutnya yang mungil satu gesekan korek isap tembakau kretek lepas tangan, satu...
Delicium, Quo Vadis? Semua orang memiliki Golgotanya, tapi sudikah kita berbagi Golgota itu? Berbagi jalan di bukit itu, seperti tubuh-Nya yang...
Sesuatu yang Menyemai Hidup Pagi meluncur dalam derap mabuk angin-angin, menyusuri daratan basah, daun-daun, dan batang yang rapuh meremah merupa butir...
Mata Ibu ruang tunggu di depan kamar operasi terasa begitu kaku seperti kaki keram kesemutan pandangan kelabu bau obat dan darah...
Murka Kamehameha lesak seluruh tenaga, sepenuh isi gunung, bergulung-gulung di sekujur badan penuh luka akar pepohonan. saripati cakra yang tak sabar...
“Jadi, Paman, apa itu haiku?” kamu tiba-tiba bertanya. Aku meletakkan mangkuk tehku dan memandangmu. Cahaya keingintahuan memenuhi matamu yang bening. “Haiku,...
Orde Paling Baru sebagian orang adalah negara bagi diri sendiri. sebagian lagi adalah negara bagi orang lain. sebagian lain orang lain...