sastra

Lidah Mamah

Malam idulfitri lima tahun lalu, saya mulai menyadari Mamah kembali dari kematian dan bersemayam di lidah saya. Mamah atau mungkin ruhnya,...
Wahyu Rusnanto Wahyu Rusnanto
4 min read

Janji Insomnia dan Puisi Lainnya

KANGEN INSOMNIA malam-malam begini biasanya insomnia mengelus rambut saya datang menyangkal kantuk dan membiarkan saya terjaga. kadang insomnia mengajak saya bermain...
Kelabu - Kelabu -
1 min read

Ode untuk Mamah dan Puisi Lainnya

ode untuk mamah mah, i’m writing this letter to you as you declined my call because i was too busy yesterday, considering...
Alissa Wiranova Alissa Wiranova
2 min read

Premis dan Penulis Aidul

Aidul sebenarnya sudah yakin benar dengan keputusannya. Ia akan menutup kelas penulisan kreatif yang sudah beberapa tahun ia selenggarakan. Ia merasa...
Hasan Aspahani Hasan Aspahani
4 min read

Merayakan Hari Guru dan Puisi Lainnya

Merayakan Hari Guru Setiap hari adalah hari guru dalam sebuah takarir. Tetapi, papan tulis mencatat peradaban yang lain: uraian tak tersalin,...
Imam Budiman Imam Budiman
1 min read

Menjual yang Sedih-Sedih dan Puisi Lainnya

MASUK ISLAM setelah login beberapa hari ia jadi lebih gemar ke masjid mengintai sendal dan berdiskusi dengan kotak infak di sepertiga...
Maulidan Rahman Siregar Maulidan Rahman Siregar
1 min read

Aku Rantaimu dan Puisi Lainnya

Kau Apiku Aku bayangkan mati Di pelukmu Karena pelukmu terhangat dari segala hal Aku es Tidak hidup di panasmu Aku besi...
Bernard Batubara Bernard Batubara
1 min read

Dari Danarto untuk Palestina

Pada Juli 1988, sastrawan sufistik Danarto menulis cerpen dengan judul “Lempengan-Lempengan Cahaya” yang kini termuat dalam kumpulan Setangkai Melati di Sayap...
Muhammad Raza Pahlawan Muhammad Raza Pahlawan
3 min read

Ibuku Pelacur

Aku masih remaja ketika itu, saat pertama kali kuminta seorang anak lelaki mencium buah dadaku di semak-semak perkebunan singkong. Ia menyuruhku...
Sarah Noer Sarah Noer
5 min read

Bolehkah Aku dan Puisi Lainnya

Nocturne Kala matahari tersungkur dari timur dan bilah hujan gugur, orang-orang berlindung di bawah payung hitam – seolah Requiem sedang dirayakan....
Jagad Wijaksono Jagad Wijaksono
59 sec read