sastra
Aku membayar hidupku untuk perkawinan ini. Di sepanjang langkahku, aku berpikir bahwa tujuan hidupku adalah memakai kebaya putih dengan siger Sunda,...
Roti Bakar buru-buru kau simpan belati di balik punggung baju. kau lari ngejar orang entah hantu. aku lagi nunggu Icha beli...
Kilat mengubah warna langit yang abu-abu jadi bercahaya. Dua petir adu cepat mencari mangsa. Petir pertama menghantam sebuah pesawat hingga terbelah...
milik rahasia malam melihat kita sebagai rahasia sungguhpun begitu– di depan matanya; cinta mengakui ia milik siapa – pulau merak kecil...
Plasebo bintang-bintang yang berembus bersama angin sayup-sayup dan udara yang mengandung hening bening setetes embun begitulah masa kecil yang kubawa dalam...
samar malam melempar aku di kamp konsentrasi tidur berdenging firman-firman tuhan di setengah maut apabila sunyi di tepi samar dan aku...
mau mati, seperti? i dada sesak, dada sesak dada, dada sesak, sesak ada, dada ada, sesak ii kuyu-bengkak-merah masih melayat luka...
Kota Lamunan Aspal basah menantang ujung awan, menerima hujan yang kini menjadi genangan Angin menyapu gigilmu di antara klakson mobil bersahutan. ...
stasiun terakhir mungkinkah kita telah sampai di stasiun terakhir; airmata menggantung pada setiap papan informasi, juga ornamen-ornamen biru; lambaian tangan yang...
“… Dilihat dari sudut pandang yang berbeda, Bumi adalah selingan bagi angkasa luas yang monoton.” (Goenawan Mohamad, dalam Tuhan dan Hal-Hal...