sastra
stasiun terakhir mungkinkah kita telah sampai di stasiun terakhir; airmata menggantung pada setiap papan informasi, juga ornamen-ornamen biru; lambaian tangan yang...
“… Dilihat dari sudut pandang yang berbeda, Bumi adalah selingan bagi angkasa luas yang monoton.” (Goenawan Mohamad, dalam Tuhan dan Hal-Hal...
Bising Jalanan Motor-motor itulah pikiranku yang tidak berhenti meski lampu sedang merah. Jalan kelabu berlubang itulah lidahku yang rusak parah, bernanah...
Absurditas tentang Seekor Kupu-kupu o, pagi apakah ketika sebatang kakiku adalah setangkai bunga bagi seekor kupu-kupu? pagi melankoli, pagi tanpa secangkir...
Media sosialku penuh dengan ribut-ribut polemik Sastra Masuk Kurikulum. Sambil mengobrol dengan teman di warung kopi, aku sesekali melirik keributan virtual...
PUSARA MAYATKU dor! otakku pecah berserakan di tanah tercecer saraf-saraf radikal yang berdarah-darah di jalan terjal siapa penembaknya? bisa saja aparat...
SETELAH RAFAH Setelah Rafah, aku akan berjalan ke surga. Di depan, Saudaraku menyerukan nama, seruan yang lebih keras dari ledakan bom...
ayat-ayat ilu ikan-ikan tak lagi hadir di danau toba. air matanya diperas raja-raja. menyiram kujur barah badan otorita. Medan, 2024 –...
Ekstrapolasi Humanoid MC Scorn: Berakhirnya Spesies Manusia Semua bukan tabu Rahim ibu punah dimakan waktu Reproduksi tubuh dinding Genesis, telah melahirkan...
Sejak diprediksi hidupku tak lama lagi, aku memutuskan berhenti minum obat. “Akan kusambut kematian dengan gagah berani,” begitu kataku pada diriku...