puisi

Kiamat Sekejap dan Puisi Lainnya

Roti Bakar buru-buru kau simpan belati di balik punggung baju. kau lari ngejar orang entah hantu. aku lagi nunggu Icha beli...
Ryan Agustian Ryan Agustian
2 min read

Milik Rahasia dan Puisi Lainnya

milik rahasia malam melihat kita sebagai rahasia sungguhpun begitu– di depan matanya; cinta mengakui ia milik siapa – pulau merak kecil...
ilal mamduh ilal mamduh
1 min read

Plasebo dan Puisi Lainnya

Plasebo bintang-bintang yang berembus bersama angin sayup-sayup dan udara yang mengandung hening bening setetes embun begitulah masa kecil yang kubawa dalam...
Rafael Yanuar Rafael Yanuar
1 min read

Perkara Selesai dan Puisi Lainnya

samar malam melempar aku di kamp konsentrasi tidur berdenging firman-firman tuhan di setengah maut apabila sunyi di tepi samar dan aku...
aji royan nugroho aji royan nugroho
1 min read

Menuju Semesta Lain dan Puisi Lainnya

mau mati, seperti? i dada sesak, dada sesak dada, dada sesak, sesak ada, dada ada, sesak ii kuyu-bengkak-merah masih melayat luka...
Aditya Yudistira Aditya Yudistira
1 min read

Kota Lamunan dan Puisi Lainnya

Kota Lamunan Aspal basah menantang ujung awan, menerima hujan yang kini menjadi genangan Angin menyapu gigilmu di antara klakson mobil bersahutan. ...
Fauziannisa Pradana Putri Fauziannisa Pradana Putri
1 min read

Stasiun Terakhir dan Puisi Lainnya

stasiun terakhir mungkinkah kita telah sampai di stasiun terakhir; airmata menggantung pada setiap papan informasi, juga ornamen-ornamen biru; lambaian tangan yang...
Muhammad Syamsul Muhammad Syamsul
43 sec read

Puisi dan Letupan Kesadaran Personal: Catatan Prapen Puisi

“… Dilihat dari sudut pandang yang berbeda, Bumi adalah selingan bagi angkasa luas yang monoton.” (Goenawan Mohamad, dalam Tuhan dan Hal-Hal...
Ilham Rabbani Ilham Rabbani
2 min read

Pasar Ayah dan Puisi Lainnya

Bising Jalanan Motor-motor itulah pikiranku yang tidak berhenti meski lampu sedang merah. Jalan kelabu berlubang itulah lidahku yang rusak parah, bernanah...
Silvy Rianingrum Silvy Rianingrum
2 min read

Pulang yang Lain dan Puisi Lainnya

Absurditas tentang Seekor Kupu-kupu o, pagi apakah ketika sebatang kakiku adalah setangkai bunga bagi seekor kupu-kupu? pagi melankoli, pagi tanpa secangkir...
Dzikron Rachmadi Dzikron Rachmadi
1 min read