puisi
PUSARA MAYATKU dor! otakku pecah berserakan di tanah tercecer saraf-saraf radikal yang berdarah-darah di jalan terjal siapa penembaknya? bisa saja aparat...
SETELAH RAFAH Setelah Rafah, aku akan berjalan ke surga. Di depan, Saudaraku menyerukan nama, seruan yang lebih keras dari ledakan bom...
ayat-ayat ilu ikan-ikan tak lagi hadir di danau toba. air matanya diperas raja-raja. menyiram kujur barah badan otorita. Medan, 2024 –...
Ekstrapolasi Humanoid MC Scorn: Berakhirnya Spesies Manusia Semua bukan tabu Rahim ibu punah dimakan waktu Reproduksi tubuh dinding Genesis, telah melahirkan...
sat-set meski honor puisiku tak menjangkau harga skincaremu tak merintangi segala upayaku untuk jadi sigaran nyawamu meski honor puisiku tak sebanding...
PEREMPUAN DAN PUISI – buat lulu, kawanku perempuan, barangkali mendambakan keabadian di balik kata-kata ketika menjamah tubuhnya, ketika semua indah menjadi...
Lanskap Gaza saat hari makin petang ada gedung-gedung telentang juga kerincing selongsong di lorong-lorong tubuh seperti koin menggelinding riuh senapan makin...
Seperti Kalimat Itu ingin sekali kutulis kalimat yang tak terlalu berliku, yang tak tentu-tentu tetapi, bahkan nasibku; nasib puisi-puisiku masih tak...
Kau Ingin Lebih Gelap : Leonard Cohen o hineni, hineni… antara ada & adha dalam namaku di sepertiga malam dahi kubenamkan...
Tiap Malam Kosong I tiap malam kosong seluruhnya selalu kusiapkan segelar dada yang bening seperti baru dibasuh dua malaikat kembar pada...