Terbaru

Sebuah Cara untuk Mati

Negara mengimbau rakyat jangan bermewah-mewah. Preett. Mau tahu apa arti bermewah-mewah bagi wong cilik? Hadir di pemakamanmu sendiri. Aku...
Darmawati Majid Darmawati Majid
3 min read

Arus Balik dan Puisi Lainnya

Arus Balik belum sempat kukecup pagi terakhir di teras rumah, kereta sudah menunggu di ujung perpisahan. di dalam koper:...
Salman Alade Salman Alade
2 min read

Suluh Penerang

Masyarakat Desa Mejaya, seperti mayoritas orang desa lainnya, hidup selaras mengikuti alam. Orang-orang menikmati saat menunggu tanaman tumbuh, berkembang,...
Boiman Manik Boiman Manik
4 min read

Editorial: Palestine, at What Price?

Indonesia, home to the world’s largest Muslim population, has long stood on the moral high ground of international diplomacy....
Editorial Omong-Omong Editorial Omong-Omong
3 min read

Mengapa Kamu Menangis dan Puisi Lainnya

MENGAPA KAMU MENANGIS aku menanam bulan di kawah mataMu—bulan yang kupotong dari leher malam dengan pisau yang diasah pada...
Ahmad Rizki Ahmad Rizki
2 min read

Bukan di Meja Makan

“Aku tahu apa yang akan kau katakan, dan sebelum kau mengucapkannya, izinkan aku mengingatkanmu bahwa kau sedang bermain dengan...
Moch Aldy MA Moch Aldy MA
4 min read

 

Why Okky Madasari’s Novels Matter More Than Ever Under Prabowo Subianto

Indonesia likes to describe itself as one of the world’s democratic success stories. Since the fall of Suharto in 1998, the country has...
Moch Aldy MA Moch Aldy MA
3 min read

 

 

Dapatkan tulisan-tulisan menarik setiap saat dengan berlangganan melalalui email