Fiksi & Puisi
Leher Sadat yang berkeringat. Juga gemetar tangannya setiap kali Sigi meneriakinya membuatku protes dan merasa cara itu keterlaluan. Tetapi Sigi hanya...
Hutan yang Hilang Arah Pohon-pohon dulu tumbuh tegak, rindang, daunnya bebas menyentuh langit. Angin berbisik dari segala arah, membawa suara-suara yang...
Sekelompok pemuda tengah mengaso dan berbincang di sebuah warung kopi. Nagorei, salah satu dari lima pemuda itu, menyeruput kopi hitamnya sampai...
Kerja dari Rumah, Kerja dari Mana Saja Pagi yang begitu malas, menginternir aku dari sebuah komuter kesibukan keyboard menari, layar-layar hegemoni berderet...
Daun pintu berbunyi kencang. Pasangan suami istri itu tampak menjualbelikan perkelahian dengan tunai. Napas istrinya tersengal-sengal oleh embusan kekecewaan. Terduduk di...
Candu Waktu berjalan bagaikan pendulum gilingan padi milik seorang kakek yang terenga-engah dikejar rente, dan seorang perempuan parlente terbaring di atas...
Apa kau punya kaki? Pernahkah kau membayangkan jika kau tak punya? Aku pernah. Kala itu umurku masih sepuluh. Aku yang masih...
Suryo menyerahkan beberapa gepok uang yang telah ia kumpulkan susah payah. Hampir tiga tahun Suryo kerja tak kenal waktu demi melunasi...
mengenang hari-hari aku tahu, hari-hari akan berlalu apa yang dulu kuncup, perlahan layu. kenangan yang tabah menjaga usia masa muda yang...
Mbok Kliwon yang menyeramkan itu, tinggal di belakang rumahku. Tapi rumah kami saling membelakangi, jadi kami tidak pernah bertemu. Kata Marni...