Subscribe
By The Way
Pandangan
Risalah
Senggang
Fiksi & Puisi
Kirim Tulisan
OM Institute
sastra
Malam Berwarna Sedu-Sedih dan Puisi Lainnya
Sembilan Belas jauh sebelum bertudung letih kita hanyalah sebatas bocah kecil yang bersih, dari hitamnya tinta yang terbebas, dari ruwetnya dunia...
Balada Para Kera
Di hutan ini, ada satu peraturan yang harus dituruti kera-kera. Tidak boleh ada kera yang punya anak lebih dari dua. Satu...
Labirin Kesepian dan Puisi Lainnya
1 Aku tersesat Tak ada nafas Yang tumbuh untuk nafsu Hanya bayang yang ingin Mencengkam dari belakang Tiap sudut melukai langkah...
Aroma Musim Panas dan Puisi Lainnya
Minggu Pagi seperti biasa, saat pagi datang, ia mengawali hari dengan menyapu daun-daun di halaman. meski kau tak membutuhkannya lagi tetap...
Mencoba Masuk Lingkaran dan Puisi Lainnya
Tiga Epitaf Sengau Sebilangan rindu rumah sakit sakit hati hati kunang-kunang menyala-nyala Sepersekian api membakar segalanya hujan abu tulang rusuk gosong...
Merindukanmu Ibu dan Puisi Lainnya
Jamuan Ibu ada semangkuk kangen yang tersaji dengan sengat aromanya sampai ke hati ada segelas tawa yang segar melepas segala dahaga...
Puisi Metaverse dan Puisi Lainnya
Tak Nikmat Lagi irama jarum jam tak semerdu dulu jadi biarkanlah waktu mati membeku dibunuh kuota satu giga pada telunjuk gawaimu...
Nyanyian Wadas dan Puisi Lainnya
Nyanyian Wadas Bunga-bunga revolusi merengek-rengek keluar tahun ini dari benih-benih rahim biru pucat tanpa darah tiada api apalagi cinta (?) satu...
Pemikul Salib dan Puisi Lainnya
YANG INGIN DISAMPAIKAN HIT UNTUK PEREMPUAN SETELAH ALMASIH Jangan berhenti di goa ini jika lidahmu belum cukup matang untuk dipetik. Sebelum...
Lelaki Itu Menangis dan Puisi Lainnya
CINTA DALAM BUKU MERAH /1/ Gadis cendikia berparas jelitawan Pandai bercakap, tanggap bersikap Terlena anak petani Tampang selangka mahkota dewa Namun...
First
95
96
97
98
99
Last