sastra
bus transjakarta ke scbd pagi hari dengan tubuh dingin dan hati yang belum terbakar benar. jalanan menyalak dan mengibaskan ekor. ada...
Perempuan di Luar Jendela Malam bergerak bagai cecak yang tua, yang terluka Aroma melati pecah di udara menusuk hidung, menusukku Tiba-tiba...
Di perjudian hidup ini, apa yang akan kau dapatkan? Akankah berakhir dengan bisa menikmati teh di sore hari setiap petang, atau...
Oktober Merah Kalender di sudut kamar Bolshevik tatapi saksama dengan gusar Oktober, Oktober, Oktober! Penggulingan monarki tinggal menghitung tanggal dan huru-hari...
Menghapus Mulutnya dengan Mixue di Mulutmu Aku ingin menghapus mulutnya dengan es krim ini di mulutmu Aku ingin menjadi boba yang...
i. Mata kutemukan mata lelah, yang tak ingin berhenti menatap dunia, yang juga kelelahan kutemukan diriku yang tak penting pada puing-puing...
PELUIT YANG NYARING BERBUNYI SETELAH TIKUNGAN Priiiiit! “Selamat siang. Anda tahu apa kesalahan anda?” “Tidak, Pak. Bapak tahu apa kesalahan bapak?”...
MAMPUS KITA DIKOYAK-KOYAK GENGSI Akhir bulan lalu kau tunjukkan brosur-brosur diskon menggiurkan Skincare dan perhiasan Hajat yang kemahalan Itu kebutuhan atau...
Kalau truk agen barang milik Om Adi singgah di warung Haji Usin, aku suka naik ke baknya. Aku suka dan takjub...
Wilayah Abu-abu “apa warna dari rasa cemburu?” seorang ilmuwan melempar tanya di podium remang perkumpulan ateis di Amerika ia mengulas tujuan...