sastra
Pseudo ‘90 Adakah hati yang tak hancur di menit sembilan puluh? Dunia tak mau tahu, ia akan terus berputar menjauh dari...
Obituari Kawan Lama andai kata mati dapat ditarik kembali, Bung, mungkin bakal kucerabut gelepar gelisah dari akar-akar rambutmu terlebih dahulu, lantas...
IBADAH TANAH MERAH dimulai dari kecemasan yang terus membara kuhitung waktu di bawah matahari semua sia-sia kekayaan di bumi sodom dan...
Harus Meniru Negro ’60 (Lebaran Kurban) ambulans di jalan lebaran. kadre, kita harus bisa senang-senang, ini hari raya! ada yang mati,...
Serpihan Dandelion aku serpihan dandelion kau tanah lapang itu ruang peristirahatan dari segala sedu-sedan-kehidupan (Lampung, 2021) – Sepulang Lembur Ia Lupa...
MENJADI ANAK BAHASA bahasa sedang kedinginan berilah ia pelukan sebagaimana licentia poetica menemu trik penghabisan membungkam kata-kata picisan bahasa sedang kedinginan...
Kepala Aroma Lada Kita sebutir kepala beraroma lada Mengantre giliran atas sebuah pelukan kecil yang dibalas lebih erat dan dalam oleh...
Belum Gosok Gigi pagi pagi sekali, matahari mengetuk jendela kamarku. setelah kubuka daun jendela, ia berkata: aku ingin berciuman denganmu. ah....
“Mungkin sebentar lagi …” Ia memandangi layar gawai lalu mendekapnya di dada. “Mungkin bakal ada pemberitahuan masuk sebentar lagi …” Harapannya...
Pendidikan Seks bagi Manula sekali dalam seminggu hadapkan wajahmu ke cermin setelah wudlu kau akan mendapati Tuhanmu mencium ubunmu dengan lembut...