sastra
SAJAK MERAH Jika saling meradang membuat kita lupa bagaimana memainkan bidak catur dan bumerang, coba dengar ketuk palu yang meraut di...
Dan Bersambung I Aku mengenal kamu saat luka kucukupkan untuk kugenggam, saat kesepian mulai kembali berderak nyaring. Di satu sudut kosong...
Ketakutan yang Mencurigakan aku ingin memeluk ketakutan yang menggantung di lentik bulu matamu malam itu; ketakutan yang membuatmu gigil setiap ingatan...
Puncak Bukit Jabatan undercover di perguruan tinggi menyapa sadar di sisi. samar sekali; mahasiswa baru berlindung lugu, birokrasi berlindung pagar administrasi....
Serupa Haiku dalam Tubuhku Sewaktu malam di dalam kamar lampion merah memunculkan sketsa bunga: “setubuhilah ia tanpa suara sepi derita akan...
oliver minum satu shot setiap kamu keliru mengeja nama-nama nestapa yang tak kusingkap di balik kemejaku satu shot lagi sebab kamu...
HIP-HIP Lampu hidup mati Setengah rasa ‘tuk hip-hip Red rose sebatang kara Jangan, dulu, ‘tuk nyalAAA Bebas kantong lepas Rupiah naik...
Will I I am a broken ballot. On me, there are inkblots which do not tell much about who I am....
upacara pembakaran kardus tak ada pampers bayi, kondom lengket, setoples bola cokelat, kue lapis, tiket bioskop robek, buku dimakan rayap separuh,...
Sebuah Pengantar untuk Khayalan Waktu bukan milik siapa-siapa, ia tak peduli kepada siapa ia ingin bergerak dan berdetak. Waktu bukan dirimu...