sastra
Saya memandang lamat ke arah pelanggan warung soto kami. Ada seorang ibu muda dan anak laki-lakinya yang balita. “Anak lanang itu...
I Aku sudah lupa bagaimana rasanya menjadi manusia. Bukan. Bukan dalam artian biologis, sebab aku masih bernapas, darahku masih mengalir dari...
Ekonomi Gelap : buat Ayu, Tercinta Di luar, kota ini mendidih dalam jeritan, seperti tubuh yang dipanaskan oleh sepasang tangan yang...
Senin Pagi kutanggalkan sayap ke gantungan baju debu intan telah tiris dari rambut hanyut, bersama busa sampo dan binar lainya memudar...
MIMPI AYAH Ayah selalu tidur di ruang tamu. Ia bilang kamar itu terlalu luas untuk mimpinya yang kecil. “Kursi ini cukup,”...
Di Tengah Uluru Sepi Kaset tua memutar gema, sunyi membelai seperti bayang air. Yang hilang kembali tanpa tubuh, berdiri di ambang...
Pemberitahuan itu muncul tanpa suara. Tidak ada sirene. Tidak ada pidato panjang. Tidak ada kemarahan. Hanya selembar kertas yang tertempel di...
“Aku akan menunggu.” “Sampai kapan?” “Sampai kamu datang kembali.” “Yakin? Menunggu sungguh bukan pekerjaan yang menyenangkan.” Di ruang dan dimensi yang...
Tata Cara Mengiris Negeri Ambillah pisau tajam bernama efisiensi, lalu letakkan negeri ini di atas talenan. Pegang erat, jangan ragu, irislah...
mandatory perantau di tiap sudut kota yang menjelma wajah asing akulah debu beterbangan dari bulan ke bulan lain tak pernah temukan...