puisi

Tuhan di Sana dan Puisi Lainnya

tuhan di sana tuhan di sana, katamu mengeja nama kita setiap kali pagi mata kita membaca takdir melalui jendela anak-anak doa...
Sul Ikhsan Sul Ikhsan
1 min read

Pekan-Pekan Telah Berakhir dan Puisi Lainnya

Air Susu ibu menyusui anak-anaknya dengan menggunakan puisi yang kata-katanya merayap melalui kerongkongan agar para anak tahu rasanya bahasa ibu yang...
Arif Billah Arif Billah
2 min read

Parade Kesedihan dan Puisi Lainnya

Parade Kesedihan Di ujung sebuah negeri Di ambang batas antara hidup dan mati Seorang bocah dengan mata nanar Menyaksikan parade kesedihan...
Umam Makki Mahfudz Umam Makki Mahfudz
1 min read

Bagaimana Sastrawan Membaca Kota?

Lebih dari setengah populasi dunia tinggal di lingkungan perkotaan. Minat terhadap representasi budaya—khususnya sastra—dari pengalaman kota jadi terus berkembang. Korpus tentang...
Isnan Waluyo Isnan Waluyo
4 min read

Janji Insomnia dan Puisi Lainnya

KANGEN INSOMNIA malam-malam begini biasanya insomnia mengelus rambut saya datang menyangkal kantuk dan membiarkan saya terjaga. kadang insomnia mengajak saya bermain...
Kelabu - Kelabu -
1 min read

Ode untuk Mamah dan Puisi Lainnya

ode untuk mamah mah, i’m writing this letter to you as you declined my call because i was too busy yesterday, considering...
Alissa Wiranova Alissa Wiranova
2 min read

Merayakan Hari Guru dan Puisi Lainnya

Merayakan Hari Guru Setiap hari adalah hari guru dalam sebuah takarir. Tetapi, papan tulis mencatat peradaban yang lain: uraian tak tersalin,...
Imam Budiman Imam Budiman
1 min read

Menjual yang Sedih-Sedih dan Puisi Lainnya

MASUK ISLAM setelah login beberapa hari ia jadi lebih gemar ke masjid mengintai sendal dan berdiskusi dengan kotak infak di sepertiga...
Maulidan Rahman Siregar Maulidan Rahman Siregar
1 min read

Aku Rantaimu dan Puisi Lainnya

Kau Apiku Aku bayangkan mati Di pelukmu Karena pelukmu terhangat dari segala hal Aku es Tidak hidup di panasmu Aku besi...
Bernard Batubara Bernard Batubara
1 min read

Bolehkah Aku dan Puisi Lainnya

Nocturne Kala matahari tersungkur dari timur dan bilah hujan gugur, orang-orang berlindung di bawah payung hitam – seolah Requiem sedang dirayakan....
Jagad Wijaksono Jagad Wijaksono
59 sec read