Fiksi & Puisi
Nyonteng ayam dipanggang dalam bara kesedihan tak ada kabar gembira dalam perayaan kematian setengah dari diriku telur sudah dipecah menjadi sekian...
Potret Sanento /1/ Kita terlalu hijau untuk bukit berkarang bunga-bunga kita babat tempur dan bergemuruh subuh yang merah meranum kita mengingat...
Silakan masuk, Sandra! Jangan sungkan. Anggap saja kamarmu sendiri. Kamu boleh duduk di mana saja. Kasur, bean bag, atau di karpet....
Kemungkinan-Kemungkinan yang Tak Pernah Kita Genggam (1) Memeras Batas Di batas virtual, kita menjadi api dari sebuah temu yang disembunyikan waktu...
/1/ Kehidupan Pasar Uang tumbuh di pasar Ia kadang berjalan merangkak, kadang pula dikejar-kejar Ia bahkan berbicara terbata-bata, sampai mampu untuk...
I. Kehantuan yang Maya Esa SUATU hari, di sebuah siang yang terik, aku dan Ibuk baru saja turun dari angkot berwarna...
Ada kura-kura raksasa yang sudah renta. Walau semua anak pada mulanya akan merasa takut melihat ukurannya yang besar, sesungguhnya ia adalah...
Pada akhirnya aku menyerah. Aku tak tertarik lagi membujuk pria ini untuk merawat ibunya. Persetan, lah. Terserah. Lalu aku kembali terjebak...
JAGOAN kata bapak dan ibu, siapapun yang berpenis adalah jagoan aku berpenis tapi bukan jagoan jagoan adalah orang yang pandai berkelahi...
Skenario Tengah Malam Duduk di pinggir jalan depan tugu pahlawan Memandang jalan yang lapang Meminum kopi yang terbungkus plastik hitam Aku...