Fiksi & Puisi
Edelweis dan Cinta yang Tak Bisa /1/ bunga edelweis itu telah merekah. aku bisa membayangkannya sebagainya —ketika cukup waktu sepuluh tahun,...
Dini hari, bulan Februari. Jam di ponsel pintarku menampilkan pukul 1 pagi. Aku yang selalu insomnia tengah mencoba berbagai cara untuk...
11 Tahun Silam Sisa-sisa gerimis di kepala Berjalan menemukan jalan pulang Pada cerita malam 11 tahun silam Tepat di ujung rambut...
Sebelum Alarm subuh ini kucoba membuat lukisan realis berlanskap padang bunga pagi dini hari dengan latar gunung es tanpa lava, awan...
Prolog Seorang laki-laki berjalan menyeret peti mati memasuki gerbang perbatasan kota menuju daerah pelabuhan. Menyusuri pinggiran jalan beraspal yang telah sepi...
Rhana mendesah, sudah tiga bulan berlalu semenjak dia kembali bersimpuh pada buaian asap tembakau. Namun, dua ratus ekor jangkrik yang berteriak...
Forthright If you tell me to write a book about why I love you, then it’s about 1002 pages with 1000...
Krisis Identitas Kau takkan mungkin dapat menemukanku Meski aku tak sembunyi, lihat, tubuhku terang adanya Namun, bayangan besar menyekap ceruk-jiwa: yang...
Penadah Pilu itu sampai juga ke hulu Duh, sendu Kamu berharap pertemuan Malah dibunuh rindu Sampai batin keruh Membekas luka oleh...
Plung plung plung~ Suara tai berjatuhan tenggelam-timbul dari permukaan sungai. “Malam ini jangan gagal, aku harus dapat pacar!” Pekik suara yang...