puisi

Ode untuk Hendrik Wange van Bali

Nai Muda bagaimana melalui hari tanpa Leoot dan Waket? di sini aku hanya mendengar ratapan diri sendiri tak ada pasar, ramai....
Amos Ursia Amos Ursia
2 min read

Wanderer Above the Sea of Hope

Rhyme at 2 AM I was skeptical— before the big bang, god filled the human heart with void … poetically sounds...
Moch Aldy MA Moch Aldy MA
1 min read

Mengintip Portrait Tua dan Puisi Lainnya

Mengintip Portrait Tua Trauma di tembok-tembok kusam dengan basin– meruam lubang bekas intipan mata menelisik setiap kaki yang diposisikan sebagai kepala...
Mochammad Fajar Nur Mochammad Fajar Nur
2 min read

Serigala dengan Anggur dan Puisi Lainnya

Roman Underground Di depan pom bensin setelah pertigaan Di seberang Apotek Kimia Farma kau lantunkan lagi senandung yang membelah malam Suaramu...
Shankara Araknahs Shankara Araknahs
2 min read

Hari-Hari yang Menjadi Gelap

Hari-Hari yang Menjadi Gelap Hari-hari menjadi gelap dan kita dipaksa menikmatinya. Sebuah lonceng atau ikan bandeng dimasak ketika aku positif. Dan...
Ananda Bintang Ananda Bintang
1 min read

Waktu untuk Mencintai Ibu

Waktu untuk Mencintai Ibu Inilah rumahmu yang kembali lahir Duniamu yang tak lagi berisi tuntutan dan amarah Tak sehangat rahim ibu...
Aurelya Pratiwi Aurelya Pratiwi
1 min read

Virtual is Me dan Puisi Lainnya

Internet & Cara Terbaik Menyelamatkan Diri /1/ Umpama ladang kita menyemai peristiwa hari ini yang akan kita tuai kemudian. Masa silam...
Syafri Arifuddin Masser Syafri Arifuddin Masser
1 min read

Ibuku Menghafal Bebungaan dan Puisi Lainnya

Ibuku Tempat Bertanya sewaktu kecil aku bertanya pada ibu kenapa matahari cuma satu ibu tersenyum dan tak menjawab kecuali elusan kecil...
Madno Wanakuncoro Madno Wanakuncoro
2 min read

Debur Dendam Kesumat dan Puisi Lainnya

Mereka Membusuk Hidup-Hidup Bau bangkai dan danur bercampur baur Sementara mayat-mayat terseok Di antara trotoar dan comberan Di dalam angkutan dan...
Aoelia Manulang Aoelia Manulang
55 sec read

Umpatan Patut Dirapal dan Puisi Lainnya

Kembar Berparak sang kembar di mimbar yang satu menatap dengan mata menyeleweng; satunya menundukkan pandangan seperti sedang diospek kalau mau main...
Rania Alyaghina Rania Alyaghina
1 min read