puisi

Oktober Merah dan Puisi Lainnya

Oktober Merah Kalender di sudut kamar Bolshevik tatapi saksama dengan gusar Oktober, Oktober, Oktober! Penggulingan monarki tinggal menghitung tanggal dan huru-hari...
Angga Pratama Angga Pratama
1 min read

Cintaku Dipalak Ormas dan Puisi Lainnya

Menghapus Mulutnya dengan Mixue di Mulutmu Aku ingin menghapus mulutnya dengan es krim ini di mulutmu Aku ingin menjadi boba yang...
Muhammad Akmal Firmansyah Muhammad Akmal Firmansyah
55 sec read

Lima Babak sebelum Tidur

i. Mata kutemukan mata lelah, yang tak ingin berhenti menatap dunia, yang juga kelelahan kutemukan diriku yang tak penting pada puing-puing...
Amos Ursia Amos Ursia
1 min read

Puisi Polisi dan Puisi Lainnya

PELUIT YANG NYARING BERBUNYI SETELAH TIKUNGAN Priiiiit! “Selamat siang. Anda tahu apa kesalahan anda?” “Tidak, Pak. Bapak tahu apa kesalahan bapak?”...
Gilang Nugroho Gilang Nugroho
37 sec read

Mampus Kita Dikoyak-koyak Gengsi dan Puisi Lainnya

MAMPUS KITA DIKOYAK-KOYAK GENGSI Akhir bulan lalu kau tunjukkan brosur-brosur diskon menggiurkan Skincare dan perhiasan Hajat yang kemahalan Itu kebutuhan atau...
Iyad amanullah Iyad amanullah
1 min read

Sajak Jadzab dan Puisi Lainnya

Wilayah Abu-abu “apa warna dari rasa cemburu?” seorang ilmuwan melempar tanya di podium remang perkumpulan ateis di Amerika ia mengulas tujuan...
Madno Wanakuncoro Madno Wanakuncoro
6 min read

Sebuah Utas dan Puisi Lainnya

Sebuah Utas 1. mungkin di antara kita adalah kabar salah satunya ialah berita yang panjang. orang-orang perlu tahu bahwa kini, cerita...
Eko Setyawan Eko Setyawan
1 min read

Bila Mati Coba Ditunda dan Puisi Lainnya

Bila Mati Coba Ditunda Buang baju Lepas celana Di depan pintu Biarkan sekujur tubuh jadi saksi dramaturgi dari lakon yang tak...
Shankara Araknahs Shankara Araknahs
1 min read

Buruh-Buruh Sore dan Puisi Lainnya

Buruh-Buruh Sore Jam-jam yang memakan kami, pada kepala yang cari rumah yang nyatanya menjadi asing anak-anak kami melupa wajah Bapaknya. Langit...
Agus Musthofa Ali Agus Musthofa Ali
1 min read

Tindak Tandus dan Puisi Lainnya

Begitu Malang Kupunya Diri Aku berniat membawa gadis pergi Bermain riang berjalan-jalan O si gadis direbut sibuknya pagi Pahit cinta mesti...
Muhammad Raza Pahlawan Muhammad Raza Pahlawan
2 min read