Fiksi & Puisi
menyisir setapak menyisir setapak di sini, kau akan temukan patahanpatahan menyerupai retaknya kayu yang lapuk karena derasnya cuaca. jalanlah terus, ikuti...
Untuk seluruh jari kiriku : Pádraic Súilleabháin Bagimu hidup mungkin hanya sebatas hari ini—takada risau— tapi aku punya mimpi yang lebih...
TUBUH TUHAN TUBUH kami berjejalan menuju dan ke mana saja dari dalam juga luar bahasa yang menari menuju keheningan, nama-nama merupa...
tamu tak diundang 2×24 jam tamu wajib lapor tapi lu gak tau malu keep staying inside my head all day all...
Departure Memorabilium : HH 03/19 Tanganmu telah melepas tiang terakhir di stasiun itu. Begitu pula mataku tersekat gerbong dan dingin kaca—kereta...
Tiba-tiba air bermunculan melalui langit-langit yang belakangan kau sering tatap. Di luar gelap dan hujan belum tampak berhenti dalam waktu dekat....
Jika benar nama adalah doa bagi pemiliknya, maka hanya nama belakangku yang terdengar layaknya doa, sementara nama depanku — Gerimis —...
Riwayat Kantong Sewaktu kecil ibu menghadiahiku sebuah kantong “Rajin-rajinlah menabung,” katanya “matari esok mungkin berbeda meski pijarnya selalu sama.” Setiap hari...
Sejumput Pertemuan Saat puisi sudah sampai, buka bungkusnya pelan-pelan dengan senyuman, dan jangan pakai gunting. Sebab isinya adalah seluruh tubuhmu. Kau...
Boleh saja jika kau mau menyebutnya “perpustakaan”, sebab ada ruang baca seluas jagat raya di dalamnya, dengan bangku yang tak terhitung...