Fiksi & Puisi
Aku akan menikah dengan Babi, sebulan dari sekarang. Empat buah pesawat televisi pada tiang tengah warung, menayangkan pertandingan sepakbola, lima tahun...
AMESBURY, 1 : sesaat rindu menganga tapi masa lalu telanjur purba. dan ‘kenangan’ barangkali sebatas kata yang sia-sia. *** arthur,...
Di sebuah negeri di mana orang tuli dan bisu menjadi kaum yang dilupakan, datanglah seorang yang mungkin saja merasa dirinya Mesiah....
Pagi itu, hujan deras menyambut Penjual Senyum. Penjual Senyum bangun dengan malas. Membuka gawai sambil menguap malas. Penjual Senyum melalui malam...
Ijazah Ijazah memegang tanganku Penuh kepercayaan Penuh nama baik Penuh kelaparan Bogor, 2020 Kehilangan Semua tempat pernah kita lalui...
Melamar Merana tiba-tiba datang Menenteng mahar Menghadirkan kejutan, sekaligus keterpurukan Mentereng belagu, bermodal aroma langu Mencumbu membabi-buta, memperkeruh tilikan Mencemburu tiada...
Selamat Malam Di kota yang Istimewa Aku menulis puisi yang beterbangan Dengan sedikit harap Tak lupa doa yang mujarab Betapa aku...
Seluruh orang di kampungku memang sudah tidak waras. Jauh-jauh aku pulang dari perantauan, malah dicaci maki dan dilempari perabotan dapur. Dikata...
Tiga tahun menganggur, tak hanya menjadikan orangtua Buru sumpek dan bosan melihat anaknya klumbrak-klumbruk seperti jemuran setengah kering, tapi mereka juga...
Mati Dua Kali Ma, hari ini aku mati dua kali Yang pertama dan paling awal Aku mati terpukul benda tumpul Yang...