Fiksi & Puisi
Menjenguk Engkau di Tubuhku yang Sepi Waktu kian menua Aku ingin menjenguk engkau di tubuhku Mengendap-endap Merayap-rayap Mencuri sisa-sisa percakapan kita...
Ziarah di hadapan nisanmu yang bisu, terlafal doa dari kitab yang mahamulia jernih terasa ingatan masa lalu, ketika kasih hujanmu mensucikan...
Suara ketukan merusak lelap tidur Sanusi. Tadinya, dia mengira suara itu hanya bagian dari mimpi buruknya. Sayangnya, setelah satu menit lebih,...
Nenek-Nenek Nenekku Orang paling cerewet di keluarga Menyuruhku untuk rajin menanam tanaman Katanya baik untuk alam sekitar Ternyata nenekku pecinta lingkungan...
Trauma Kolektif Akan selamanya kukenang, mereka yang berjuang, yang terjatuh— hancur lebur dan terbentur, dan yang telah berusaha mengukir sejarah baik...
Saya tidak mengerti mengapa orang begitu senang mengingat-ingat hal spesifik tentang orang lain. Bahkan untuk sesuatu yang telah lama berlalu. Hari...
Bocah lelaki itu duduk memeluk lutut di hadapan Halimah. Tubuh kurusnya gemetar. Sesekali ia menyeka kedua matanya yang basah dengan lengan...
Nai Muda bagaimana melalui hari tanpa Leoot dan Waket? di sini aku hanya mendengar ratapan diri sendiri tak ada pasar, ramai....
Rhyme at 2 AM I was skeptical— before the big bang, god filled the human heart with void … poetically sounds...
Mengintip Portrait Tua Trauma di tembok-tembok kusam dengan basin– meruam lubang bekas intipan mata menelisik setiap kaki yang diposisikan sebagai kepala...