puisi
Jutaan Gaza semenjak nabi-nabi punah firmanmu makin tak jelas juntrungannya keajaiban menghilang dengan ajaib semenjak kamera berkedip byar byar byar kilat...
tersingkir azan magrib berkumandang, keruwetan tumpah di jalan sudirman, kendaraan-kendaraan dan orang-orang saling sikut-sikutan, klakson dan azan saling sahut-sahutan. sementara, aku...
Waktu Melamun Kian Memanjang Senja yang sibuk adalah tetanggamu ketika kau duduk di muka rumah pada kursi biru tua yang tak...
yesus cuma mati buatku yesus harusnya cuma mati buatku. bukan buat polisi yang gebukin demonstran, tentara tukang keruk lahan, atau pejabat...
Seperti bara dalam sekam, perlawanan kaum tertindas tak pernah benar-benar padam. Dalam gelap represi, suara tetap bergema, merayap dalam lorong-lorong sunyi,...
Pernahkah Kukatakan Padamu Pernahkah kukatakan padamu,tubuhmu adalah hujan merah—aku, jiwa yang berjalan dalam kabutmenciummu seperti petir dalam pelukan? Kita berjumpa di...
Tentang Basah Barangkali basahialah sendu nasibdi bawah bantal dantumpukan mimpi yang tak tercatat Dan puisi adalah biji-biji zarahyang perlahan melintasicahaya ventilasi...
popor ayam lebaran ini lebaran popor ayam kuah santannya penderitaan daging ayamnya tubuh kita disantap bowo sekeluarga tetapi meski jadi semangkuk...
AKANKAH PEREMPUAN KEMBALI MERINDANGKAN KETAKUTAN? kemerdekaan kandas tersisa ampas sejarah seperti kaset kusam menghitam— berulang pada nasib kami di kemudian diputar...
Doa di Rak Gudang Ada doa, yang tak pernah sampai. Menunggu barcode-nya dibaca ulang. Tapi mesin kasir beku, tangan-tangan sibuk meraba...