cerpen
Sudah lama air menetes dari langit-langit yang bocor, membasahi lantai kayu dan kursi-kursi tua. Kabut tipis dan hawa lembap menyelimuti membuat...
Aku tidak mau bertemu siapapun, kecuali dia. Seorang perempuan muda dengan rambut hitam sepinggang yang ujungnya bergelombang. Saat pertama kali bertemu...
Selama berhari-hari ini Hamzah selalu ketakutan setiap bangun pagi. Tiap kali alarmnya berbunyi, ia melompat kaget. Terkesiap karena azan subuh tahu-tahu...
“Mati kau, Bambang! Mati kau!” Teriakan itu menyambutku sebelum aku sempat melepas sepatu. Di ruang tengah yang berbau apek campuran aroma...
Surat-surat ini menumpuk begitu saja, aku lelah mengatakan ini berkali-kali, tapi serius, kamu memang seharusnya sudah lama mati. Sekarang kamu hanya...
Kalimat paling menyebalkan yang bisa ditulis seorang penulis dalam sebuah cerita pendek adalah: “Cerita ini berdasarkan kisah nyata.” Menurutku, kalimat itu...
“Satu kata saja. ‘Bajingan’ juga boleh. Asal ada suaranya.” Aku menyodorkan moncong tape recorder itu nyaris menabrak hidungnya, namun laki-laki itu...
“Ngik… Ngik… Ngik… Ngik.” Suara itu muncul dari pintu yang engselnya sudah menjadi gundukan karat. Logam itu sudah sangat lama tidak...
Ponsel itu tergeletak di atas meja makan, di samping piring yang belum sempat ia angkat sejak pagi. Layarnya hitam, tetapi bagi...
Dua kelopak mata mengerjap, Mawar terbangun dari tidur siangnya. Cahaya matahari menembus seperti bilah tajam. Ia menarik gorden biru pastel menutupi...