Fiksi & Puisi

Menggugat Dedemit

Bapak adalah seorang penyembah pohon. Setidaknya itulah yang dikatakan orang-orang desa. Ini sudah hampir petang, aku disuruh Ibu mencari Bapak yang...
Erna Widi Erna Widi
5 min read

Kiamat Paling Nyata dan Puisi Lainnya

tersingkir azan magrib berkumandang, keruwetan tumpah di jalan sudirman, kendaraan-kendaraan dan orang-orang saling sikut-sikutan, klakson dan azan saling sahut-sahutan. sementara, aku...
Bintang Prakasa Bintang Prakasa
54 sec read

Di Taman Munggur

“Dulu kau dijuluki tangan kecil di kampung. Kau suka mencuri.” “Bukan. Aku hanya bermain.” “Semua orang tua menyuruh anaknya menjauhimu.” “Aku...
Kala Lail Kala Lail
8 min read

Waktu Melamun Kian Memanjang dan Puisi Lainnya

Waktu Melamun Kian Memanjang Senja yang sibuk adalah tetanggamu ketika kau duduk di muka rumah pada kursi biru tua yang tak...
Hidayatul Ulum Hidayatul Ulum
2 min read

Selagi Aku Tertidur di Bangku Taman

Aku tidak ingat kapan tepatnya aku mulai tertidur di bangku taman yang keras itu. Satu di antara sekian bangku dari batu...
Kaisar Deem Kaisar Deem
12 min read

Yesus Cuma Mati Buatku dan Puisi Lainnya

yesus cuma mati buatku yesus harusnya cuma mati buatku. bukan buat polisi yang gebukin demonstran, tentara tukang keruk lahan, atau pejabat...
Jonathan Sihotang Jonathan Sihotang
1 min read

Botol Pecah di Kepala

Emma, seorang gadis yang muncul dalam mimpi tiba-tiba jadi nyata kemarin dan hari ini dia mengirim pesan supaya aku membunuh diriku...
Mochammad Fajar Mochammad Fajar
5 min read

Pernahkah Kukatakan Padamu dan Puisi Lainnya

Pernahkah Kukatakan Padamu Pernahkah kukatakan padamu,tubuhmu adalah hujan merah—aku, jiwa yang berjalan dalam kabutmenciummu seperti petir dalam pelukan? Kita berjumpa di...
Abdul Turgenev Abdul Turgenev
2 min read

Kutukan untuk Seorang Pemburu

“Kesalahan terbesarmu adalah menikah dengan seorang pemburu,” kata Tita Kangkung berulang kali. Sejak kecil, Gani Muning memang sudah tergila-gila dengan berburu....
Aflaz Maosul Kamilah Aflaz Maosul Kamilah
4 min read

Tentang Basah dan Puisi Lainnya

Tentang Basah Barangkali basahialah sendu nasibdi bawah bantal dantumpukan mimpi yang tak tercatat Dan puisi adalah biji-biji zarahyang perlahan melintasicahaya ventilasi...
Fauzan Ramadhan Fauzan Ramadhan
34 sec read