Fiksi & Puisi

Malam Berwarna Sedu-Sedih dan Puisi Lainnya

Sembilan Belas  jauh sebelum bertudung letih kita hanyalah sebatas bocah kecil yang bersih, dari hitamnya tinta yang terbebas, dari ruwetnya dunia...
Assifa Atsna Hanifa Assifa Atsna Hanifa
1 min read

Balada Para Kera

Di hutan ini, ada satu peraturan yang harus dituruti kera-kera. Tidak boleh ada kera yang punya anak lebih dari dua. Satu...
Robin Wijaya Robin Wijaya
4 min read

Labirin Kesepian dan Puisi Lainnya

1 Aku tersesat Tak ada nafas Yang tumbuh untuk nafsu Hanya bayang yang ingin Mencengkam dari belakang Tiap sudut melukai langkah...
Rezy Refro Rezy Refro
1 min read

Aroma Musim Panas dan Puisi Lainnya

Minggu Pagi seperti biasa, saat pagi datang, ia mengawali hari dengan menyapu daun-daun di halaman. meski kau tak membutuhkannya lagi tetap...
Rafael Yanuar Rafael Yanuar
3 min read

Kain Sasirangan Si Julak

Terakhir kali aku video call bersama Bapak, beliau selalu terbatuk-batuk. Setiap batuknya terdengar kering dan bahkan menyakitkan untukku yang hanya mendengarnya....
Alvin R. Alvin R.
7 min read

Selembar Dunia

Suatu sore, saat aku duduk di samping ranjang rumah sakit, dengan tangannya yang gemetar Kakek menyerahkan selembar foto padaku. Di permukaan...
Rafael Yanuar Rafael Yanuar
5 min read

Mencoba Masuk Lingkaran dan Puisi Lainnya

Tiga Epitaf Sengau  Sebilangan rindu rumah sakit sakit hati hati kunang-kunang menyala-nyala Sepersekian api membakar segalanya hujan abu tulang rusuk gosong...
Muhammad Fahruddin Al Mustofa Muhammad Fahruddin Al Mustofa
1 min read

Dalam Peluk Kekekalan dan Puisi Lainnya

DALAM PELUK KEKEKALAN —Thomas Wolfe Dalam peluk kekekalan, anak pertama terlahir dengan rajah di tubuhnya. Dan kau telah mengukir tafsir segala...
Ikhsan Noer Fauzi Ikhsan Noer Fauzi
1 min read

Merindukanmu Ibu dan Puisi Lainnya

Jamuan Ibu ada semangkuk kangen yang tersaji dengan sengat aromanya sampai ke hati ada segelas tawa yang segar melepas segala dahaga...
Syafri Arifuddin Masser Syafri Arifuddin Masser
1 min read

Mea Culpa

Kau tampak merenung. Khas wajah orang yang kehilangan. Matamu bengkak, wajahmu lebam. Rambut yang kali ini tidak tertutup kerudung mempertegas ekspresi...
Katarina Retno Triwidayati Katarina Retno Triwidayati
2 min read