Fiksi & Puisi
Bahaya Kesunyian Limbah mengalir dalam darahku Seperti minuman yang kau tuangkan Meracuniku Darahku hitam Dagingku busuk Terkungkung dalam jeruji tanganmu Memang...
Aku ingin jujur kepadamu. Setiap kali kau memintaku tidur karena begadang tidak baik bagi kesehatan, aku selalu membayangkan Bang Rhoma menyanyi...
Akhirnya kau sampai di neraka. Alas kakimu panas menginjak tanah yang mengelupas, berongga-rongga selebar telunjukmu sendiri. Di ujung jalan bergerunjal di...
Modifikasi Hal Sia-sia Aku ingatkan lagi kita tak pernah memiliki langit yang biru tiga kepak awan angin yang pelan membelai cuma...
Kampung Halaman setibanya di kampung halaman kau tercengang memandang barisan orang-orang yang menunggu dengan wajah gusar tersadar tak sehelai benang pun...
Arsitektur Perempuan I. Jika perempuan serupa ranting-ranting kering, akan kurelakan rusukku diinjak-injak diterjang, dicaci, tak apa sesekali ia ingin ringkuk, terpuruk...
Yang pasti, waktu itu tak ada yang menyangka kalau kobaran api akan terlihat menjilat-jilat di salah satu bilik suara. Hal itu...
Malam Bermula di Jatempanol Dan kita jelma malam temaram Kerikil, rerumput, dan umang-umang berbayang hitam muram Namamu menguar hilang Kucing sepi...
Perjalanan Hati Musim semi Aku menari Syal ungu Melayang lagu Wangi tubuhmu Bagai parfum Pemicu racun Penawar candu Musim gugur Daun...
What’s the Saddest Words in the English Language? “believed” I once believed I was getting older, wiser enough to tell my...