sastra

Lanskap Petang dan Puisi Lainnya

Lanskap Petang genting basah tercurah silau lampu menyalahi simpul binar mega merah yang ragu-ragu ayam sepetarangan menyahut desir rajab dari dinding...
Ibna Asnawi Ibna Asnawi
38 sec read

Masih Ada Yogya Hari Ini dan Puisi Lainnya

Masih Ada Yogya Hari Ini masih ada lagu dengan lirik yang lirih dan pelan diiringi langkah kecil gamelan macapat merambat ke...
Budhi Setyawan Budhi Setyawan
2 min read

Penenun Pelangi

Pada suatu senja di ujung dunia, Matahari terbenam dan tak pernah terbit lagi. Semua yang rawan hatinya, berkumpul di pesisir. Ingin...
Rafael Yanuar Rafael Yanuar
5 min read

Langkah ke Tujuh Orang Terakhir dan Puisi Lainnya

Pos Ronda di ambang sunyi malam makin pucat, saat langit bersendawa untuk ketiga kalinya waktu seolah melambat. riuh resah dunia perlahan...
Bima Yuswa Bima Yuswa
2 min read

Yang Paling Setia dan Puisi Lainnya

yang paling setia hidup adalah memilih menderita. & jika kematian tak pernah dilahirkan apatah kita mengerti hikmah & kedalaman makna; tapi...
ilal mamduh ilal mamduh
2 min read

Ale dan Gori

Ale: “Kau sudah membaca berita?” Gori: “Berita apa? Ada triliunan berita yang diproduksi setiap hari.” Ale: “Berita soal mantan pejabat intelijen...
Moch Aldy MA Moch Aldy MA
6 min read

Hanya Ada Satu Kata dan Puisi Lainnya

Sa, Kita, Ko, Beta… Aku Merah Putih semula Aku bertanya, siapa Sa, Kita, Ko dan Beta itu? Sa lihat kilat matahari...
WD Gafoer WD Gafoer
2 min read

Serikat Naga Putih

Tiap dua bulan sekali, Bupati Sadikin menyewa satu kios barber dekat Pasar Joar. Alasan moralnya, supaya merakyat. Alasan konkretnya, supaya bisa...
Kala Lail Kala Lail
9 min read

Ellie dan Puisi Lainnya

Ellie aku tak punya apa-apa lagi ellie, ellieku sayang dengan air mata berlinang mengantar daun-daun gugur dari halaman rumahnya dia berkata,...
Rafael Yanuar Rafael Yanuar
1 min read

Setelah Pukul Lima dan Puisi Lainnya

Purnama di Teras Rumah bulan purnama yang putih tampak letih seperti wajah-wajah manusia kota di penghujung senja yang lesu dan penat...
Misrof Aditya Misrof Aditya
54 sec read