sajak
Riwayat Sabun Sabun baru yang lugu. Sudah hampir 30 hari. Dan ketika namamu kembali tegak, bercokol dalam kepalaku yang pernah lantak....
Hidup Impor! Di zamrud khatulistiwa Tubuh manusia diukur dengan literan beras Sementara khazanah pangan kita masih luas Sesungguhnya beras, hanyalah sebentuk...
Mustika (5) Kenapa kulakukan itu? Kau mengetahuinya? Maafkan aku. Aku berusaha mencabut paku-paku yang selama ini carut-marut di kepalanya. Aku merasakan...
UNGGUN Telah kunyalakan unggun kecil dalam mimpi. Tengoklah barang sesekali. Nyala itu buatmu. Lihat! Di sana aku terbakar sendirian. (2022) –...
SEPANJANG JALAN hanya ada warna krem pada jalan-jalan lusuh berdebu itu pabrik-pabrik tua di ujung jauh, dan laut-laut yang tampak mati,...
Nama-nama di Kamar Mandi ada beratus nama tertulis pada dinding kamar mandi: nama buku yang kau curi siang tadi. nama kantor,...
This Reticent Acquiescence I want you to know, that heartaches come and go, that resilience may not be my forte in...
rumah ingatan memungut kejadian-kejadian lampau dari kenangan-kenangan yang parsial memang masa muda kita benar banal bohong dan mencuri-curi waktu semua demi...
Serupa Tuhan Eden, tahun ini ataukah tahun-tahun lain yang tiada? Di hutan, Ia menutup mata mencoba mengingat Tuhan; Ada hari di...
I siapakah yang menanam lintah dalam lidahku kaukah membenciku. menulis kata munafik di antara paha & pesakitanku. dalam tubuhku, sungai dengan...