Ibadah Puisi di Penghujung Hari
Doa di Rak Gudang Ada doa, yang tak pernah sampai. Menunggu barcode-nya dibaca ulang. Tapi mesin kasir beku, tangan-tangan sibuk meraba...
Cinta, Jancok di depan gerbang rumahmu ingin kunyatakan cintaku yang bahkan tak cukup dalam nyanyi bonek di tribun utara di depan...
DARI MATAMU buat K Yang tersisa dari matamu hanya sehimpun sajak setelah itu kita saling lelah oleh cinta yang destruktif —mungkin...
Tante Mimi : untuk Wayan Jengki Sunarta malam ini terasa hening percakapan seperti bahasa hati yang tersendat di antara cengkerama angin,...
Luka & Sejumlah Sepi kota ini terbuat dari siang yang lambat, malam yang terlampau tergesa, berlalu sementara, kesunyian mengental pada ingatan...
Teras Rumah yang Lupa Dinyalakan Lampu malam menyentuh kusen-kusen dengan punggung telapak yang dingin, tak ada nyala, tak ada tanda. teras...
GIGI-GIGI BERJATUHAN Apa huruf terakhir yang kau kuucapkan sebelum maut datang begitu lembut mengiris nadimu perlahan? “Bukan huruf, melainkan gigi-gigiku berjatuhan...
Bulan Mei peringatan: Marsinah bukan dongeng. kenangan manis yang dijual dalam potongan sajak dan bukan rembulan lembut dari puisi Sapardi. Marsinah...
Kangen : buat Mutia hidangan belum matang. bibirku retak di antara serbet plastik dan suara lelaki yang tak kunjung turun alkimia....
Memang Babi pesta pora diselenggarakan jamuan dihidangkan di gedung-gedung tinggi di hotel-hotel mewah di tengah efisiensi di depan muka kita sendiri...