Ibadah Puisi di Penghujung Hari
lalat-lalat, 1 lalat-lalat bernyanyi sambil menyetubuhiku— mengecup lembut semua pori. menjilat manis keringat. melumat habis seluruh bulu, hingga cairan menyembur dari...
Panah Tak Sampai ada yang berbicara tanah sambil merakit panah hendak membunuh langit sengit sekali, hingga sanak saudaranya mengernyitkan alis tak...
Di Antara Dua Bukit Kau tahu, Siti Hajar tidak berlari karena putus asa, tapi karena ia yakin— air akan datang entah...
diberkati api cukup untuk membuat seseorang menyalakan api di tubuhnya sendiri. meski penderitaan selalu kurang dilahap dunia & kematian meminta lapar...
Menelusuri Kesunyian angin tak bergerak lagi, hanya membeku pada selimut malam. dari kamarku, sorak bapak-bapak di kedai kopi tak terdengar lagi....
Dalam Mata (Air) 1998 mungkin puisi hanya menjadi catatan pahit di rak ingatan 1998, ada gema suara mengalir ke segenap negeri...
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Iris Tubuh ikan yang hangus di panggangan adalah tubuhmu, Ibu— yang saban hari mengering di atas bara...
Meluahkan Rindu Tak terhitung Berapa banyak kesempatan Saat kulihat gambarmu Dalam kebersamaan dengan bapak dan ibu Selalu kusuka bagian itu Untuk...
Rekaman Bekas Luka Gambar tidak akan menua— Kita terjebak masa muda Warnanya menangkap senyuman Mungkin kepalsuan? Setidaknya masa itu Enggan memberi...
Eigenwelt kubuka rahimku, rona Maria mengendap berkabut-kabut di bawah kurma Bethlehem. jika aku, Jibril akan serupa senjata penghilang paksa, kenyang dengan...