Fiksi & Puisi

Liminal dan Puisi Lainnya

Liminal Semua tempat adalah ruang tunggu Dan kau sendiri saja Membaca lagi arah tuju Setelah langkah kaki mengkhatamkan Ribuan alamat perjalanan...
Naldi Firmansyah Naldi Firmansyah
37 sec read

Wajah Cepat Saji Pukul Dua Pagi

Restoran cepat saji di pukul dua pagi memang memiliki rasanya sendiri. Aku baru saja kembali dari lembur, meninggalkan jam makan malam,...
Ficky Fadhilah Ficky Fadhilah
2 min read

Memento Mori

“Jangan sok ngajari kami. Kami ini pintar. Lebih pintar darimu. Dan nasibmu ada di tangan kami!” Aku menunduk. Kubuka kedua telapak...
Katarina Retno Triwidayati Katarina Retno Triwidayati
3 min read

Hari di Mana Tak Ada Lagi Pilihan dan Puisi Lainnya

Betapa pun betapa pun panjang atap terbentang di pinggir jalan dan rindang pohon yang meneduhkan, akan lebih berarti bagi orang yang...
Muhammad Farhan Azizi Muhammad Farhan Azizi
1 min read

Semayam dan Sembahyang dan Puisi Lainnya

Di Bawah Pepohonan Getsemani malam itu aku berada di sisi kota suci berdiam menyendiri—tanpa anggur dan roti lantas aku bersimpuh sepi...
Asyraf Aisy Asyraf Aisy
1 min read

Sound of Knockin’ on Heaven’s Door and Other Poems

Unexpectedly, Speed of Light! a goat smeared with light. that silence will come in a hurry. through the bed, we defend...
Kala Lail Kala Lail
1 min read

Fana

CINCIN emas yang melingkar di jari manisnya itu adalah satu-satunya alasan mengapa Fana tak lekas mengakhiri hidupnya. Pada satu hari yang...
Ikhsan Muhammad Ikhsan Muhammad
5 min read

Hari-Hari yang Lelah dan Puisi Lainnya

Lelah Kereta-kereta bergema Menyeret-nyeret tenaga Peluh amblas Bangku lelah Waktu pun belum datang Pagi tak pernah sempurna Dalam pekik, orang-orang tergesa...
Dimas Anggada Dimas Anggada
1 min read

Mengecup Kening Maut dan Puisi Lainnya

Mengecup Kening Maut kumparan bunyi-bunyi cahaya mendenging di sepanjang lorong kepala; kenangan dingin tentang wanita menggigil di setiap nyala lampion menerangi...
Dzikron Rachmadi Dzikron Rachmadi
1 min read

Balai-Balai Depan Rumah

“As, Emak kapan hari mimpi.” Hari masih pagi ketika Emak berbisik sambil mencolek bahuku. Wajah rentanya yang dihias oleh keriput juga...
Dita Radiatis Dita Radiatis
4 min read