Fiksi & Puisi
Absurditas tentang Seekor Kupu-kupu o, pagi apakah ketika sebatang kakiku adalah setangkai bunga bagi seekor kupu-kupu? pagi melankoli, pagi tanpa secangkir...
PUSARA MAYATKU dor! otakku pecah berserakan di tanah tercecer saraf-saraf radikal yang berdarah-darah di jalan terjal siapa penembaknya? bisa saja aparat...
SETELAH RAFAH Setelah Rafah, aku akan berjalan ke surga. Di depan, Saudaraku menyerukan nama, seruan yang lebih keras dari ledakan bom...
ayat-ayat ilu ikan-ikan tak lagi hadir di danau toba. air matanya diperas raja-raja. menyiram kujur barah badan otorita. Medan, 2024 –...
Mukram tidak percaya pada apa yang ada di hadapannya. Nalim Nakalim, Menteri Penerangan yang dikenal sangat mencintai buku itu kini berdiri...
Ekstrapolasi Humanoid MC Scorn: Berakhirnya Spesies Manusia Semua bukan tabu Rahim ibu punah dimakan waktu Reproduksi tubuh dinding Genesis, telah melahirkan...
Sejak diprediksi hidupku tak lama lagi, aku memutuskan berhenti minum obat. “Akan kusambut kematian dengan gagah berani,” begitu kataku pada diriku...
sat-set meski honor puisiku tak menjangkau harga skincaremu tak merintangi segala upayaku untuk jadi sigaran nyawamu meski honor puisiku tak sebanding...
PEREMPUAN DAN PUISI – buat lulu, kawanku perempuan, barangkali mendambakan keabadian di balik kata-kata ketika menjamah tubuhnya, ketika semua indah menjadi...
Kala itu, kampungku begitu muram. Kabar kematian presiden pertama kami telah tersebar. Doa yang dilantunkan seperti asap yang mengudara—mengepul dari atap...