sastra
MENUNGGU ANTRIAN malam menjemput namanya yang tersisa separuh— luruh digerus arus waktu, terputus dari sauh yang hanya satu. cahayanya padam, ditemani...
Nyanyian Seorang Renta Ia tak pernah tahu nyanyiannya sumbang Ia tak pernah ingat lagu yang sama telah ia dendangkan berulang: lagu...
Garis aliran ini, atau yang itu, pada muara mana, berujung maupun tidak di antara deras atau lembutnya nasib yang membawa kita...
Setiap sore, menjelang magrib, warung pecel lele Mas Bagus mulai menguarkan aroma sambal dan minyak panas yang akrab. Kios semipermanen itu...
Tubuh yang Diiklankan Tubuhmu telah menjadi spanduk di perempatan— dengan huruf kapital dan klaim bombastis: Obat kuat! Sekali teguk, taklukkan dunia!...
PERJALANAN BELUM SELESAI Ketika pesawat mendarat, pagi masih berkabut Bandara lengang dan sunyi Wabah masih belum pergi, berita tv masih seputar...
Kau tidak pernah benar-benar menyukai cerita yang berakhir. Itu yang kau katakan berkali: akhir adalah musuh sekaligus lawan tangguh dari imajinasi....
Amor Fati Guru filsafatku mengutipnya dengan gelas kopi masih panas. Katanya: mencintai takdir adalah bentuk tertinggi dari kedewasaan. Aku rasa dia...
Hanya di Matamu Aku Ingin Mati di matamu aku selalu ingin berlabuh melarutkan segala pedih yang membunuh hanya di matamu gelap...
Nyaris sepanjang hidupnya, Kai’ selalu menyirami air pohon Ulin yang menjulang tinggi di pekarangan rumahnya itu. Pohon Ulin itu barangkali sudah...