Fiksi & Puisi
NATAL DI MAL Lonceng berbunyi, bukan di gereja, tapi di kasir supermarket. Diskon besar, lampu gemerlap, Santa Klaus tersenyum, tapi tidak...
Kau tiba di rumah menjelang sore. Senja berlabuh di barat dengan muram. Ketika purna kau menutup pintu, menyelot kuncinya, dan mematikan...
Aku ingin memberitahu kepadamu, siang ini aku berdering. Dering yang pantang menyerah untuk mati sebelum dijawab. Sampai-sampai Tuan Palu Kecil yang...
Setelah pintu rumah dibuka Ibu, Ayah langsung menerobos masuk ke dalam tanpa meletakkan sepatunya di rak sepatu terlebih dahulu. Kakinya masih...
“Intinya, kawanku ini, dia anak teknik nuklir, dan dia tidak berani menonton Oppenheimer, Ta. Kamu harus menuliskan soal dia. Sekarang dia...
Di penghujung tarikan nafas terakhirmu, kau merasakan Sang Batara mengusap matamu sekali lagi. Kesadaranmu kembali tertambat pada dunia dan peristiwa yang...
Malam Berbintang “… kita menempuh kematian untuk mencapai bintang.” —van Gogh, dalam surat kepada saudaranya, Theo (1889) di sini tidak ada...
Negeri sedang gonjang-ganjing lantaran pembredelan pertama pameran lukisan di pemerintahan baru telah berlangsung. Kelima lukisan itu tentang Mulyono. Seorang pemimpin negeri...
Kulirik Mas Enthus mengelus-elus motornya pakai kanebo sambil memerhatikanku berjalan pelan di depan rumahnya. Mas Enthus memanggilku, kulihat dia tersenyum. Eng,...
Setiap kali pulang malam dari kegiatan kampus, saya selalu lewat Prawirotaman. Di sana, sebelum pertigaan pom bensin, berdiri berjejer-jejer aneka diskotek....