cerpen
Usia Pak Hardjo sudah melewati separuh abad, rambutnya memutih seperti abu yang ditiup angin senja. Tiga puluh lima tahun hidupnya ia...
Sudah beberapa menit berlalu sejak mereka melakukan penghormatan padaku. Tapi, aku merasa mereka ini hanya berpura-pura saja. Kurasa pula begitulah tingkah...
Sudah ribuan mongso kasanga¹ kulewati, dan mungkin ribuan lagi akan kulewati hingga anak cucuku nanti. Begitulah petuah leluhur: jaga warisan sawah...
Ketika tubuh Awan terhantam gas air mata, ia dan beberapa orang di sekitarnya tiba-tiba berubah menjadi semut. Entah gas air mata...
Setelah Republik Indonesia bubar dan hanya menyisakan wilayah Jabodetabek, kebijakan Pemerintah semakin di luar nalar. Termutakhir, Pemerintah melarang setiap warga negara...
Berkunjung ke taman bermain di hari kerja mungkin kurang seru, tapi itu pilihan bijak. Sepertinya hanya butuh tiga jam untuk menyisir...
Sebuah notifikasi yang masuk ke surel membuatku beranjak dari posisi tiduran. Meski aku telah mengucek-ngucek mataku berulang kali, pesan dalam notifikasi...
Yun memandangi semangkuk soto ayam di depannya. Dari sejak makanan itu disuguhkan, sejak uap mengepul hingga uap habis menyatu bersama udara...
Masyarakat heboh saat Menteri Cahaya berubah menjadi burung dan terbang ke langit. Dikatakan ia membawa segepok uang dengan cakarnya dan bersembunyi...
“Kalian belum benar-benar mengenal penderitaan sebelum merasakan kencing pecahan beling,” rintih Oman Sutarya kepada para penjenguk. Sudah lima hari dihabiskan Oman...