Fiksi & Puisi
pada kesepian lain kusembunyikan jadwal-jadwal dalam kalimat ingin pergi keluar sebentar sebab angka-angka dalam kalender adalah tatapan sinis kebudayaan atas peringatan...
Selepas Senggama yang gaib telah menumpahkan tinta hitam, dan mematahkan bulan di kanvas langit sudah tiba di ambang pintu, ia yang...
Sebulan setelah insiden bom di Kuta, Dharma masih belum menentukan langkahnya. Setiap petang, ia suka berjalan-jalan di sepanjang jalan desa, melewati...
rintik terapeutik ingin kuhalalkan malam yang biru ini dengan ciuman-ciuman berbekas lihat konstelasi bintang berlari lalu membakar jiwa-jiwaku menghampiri perempuan yang...
sebuah senyum dalam sebuah pigura kamu paku sebuah senyum di dinding biarkan dia sendirian dalam pigura setelahnya, kapan kamu akan ambil,...
PUISI DARI POS RONDA : Kurliyadi datang lagi cinta-cintaan masa lalu ketika istrimu menyeduh jahe, mengajak cumbu “biar berkobar api birahi,...
Sudah lebih dari satu bulan ini, sekira bakda salat isya, yang kami lakukan adalah duduk melamun semalam suntuk di depan api...
tuhan di sana tuhan di sana, katamu mengeja nama kita setiap kali pagi mata kita membaca takdir melalui jendela anak-anak doa...
Namaku Rika dan aku seorang alien. Wati, rekan kerjaku yang orangnya selalu penasaran, langsung tertawa terbahak-bahak ketika aku mengakui rahasia hidupku...
Sabtu kemarin, waktu menjelang malam, sesudah lenyapnya ufuk merah di Barat, kita mengobrol berdua di teras. Ditemani semilir angin malam dan...