Fiksi & Puisi
Jam Pelajaran Pertama Pagi masih belajar menyebutkan warna saat ia berjalan melewati lereng berkabut, menyusuri jalan setapak yang tidak diajarkan peta....
Langit makin mendung di taman Ismail Marzuki. Ranseus duduk di depan sebuah kolam dengan ikan-ikan yang hilir mudik. Di depan kantin...
“Aku punya teori.” “Berbahaya. Semua kekacauan di dunia bermula dari kalimat itu.” “Dengarkan dulu. Teori ini cukup jinak. Tidak bombastis. Tidak...
Ibu bilang Bapak hilang diambil setan. Para tetangga bilang, Bapak kawin lagi. Bagiku, diambil setan jauh lebih menakutkan dibandingkan kawin lagi....
Hari Ini Kita Hanyalah Tahanan Hari ini kita hanyalah tahanan, terjerat pasal-pasal kelengahan, kurang paham ketidaktahuan, mempertanyakan aturan di luar kebiasaan...
Negara Datang Tanpa Wajah Negara itu datang, bukan membawa cangkul atau keringat, tapi tabel dan angka yang haus darah. Ia tak...
Aku sungguh tidak begitu ingat apa yang terjadi. Seingatku, dari sore itu jalanan memang ramai. Kawanku bilang ada demo. Aku mau...
Di Ponsel Genggamku Ayah Tak Juga Ada di bawah langit kota yang melumat tubuhku malam membeku angin berembus lirih sayup kudengar...
Ibu duduk mematung di kursi plastik, menatap toples permintaan di atas meja. Dulu, toples itu tempat menyimpan permen warna-warni. Kini, menjadi...
NASIB SEJARAH lidah sejarah sungguh rentan dipelintir zaman kebenarannya menjadi terbatas yang diserukan buku pelajaran sekolah-sekolah salinan pernyataan pemenang di atas...