Malam-Malam Kubaca Diriku
malam ini tubuhku lembaran-lembaran
yang penuh coretan acak dari riuh-gerahnya kehidupan:
dari pekerja-pekerja yang letih di jalan
dari bising rindu pada masa kecil yang cemerlang
dari jerit kantong yang minta uang
dari perut anak-anak yang memanggilku pulang
dari gerobak yang lelah kuseret mengelilingi kota
dari bising senapan-senapan negara.
malam ini biarkan aku menjadi milik diriku sendiri
dan kubaca seluruh diriku.
–
Anak Kerja
biar aku menjadi milik udara
dan lenyap di cakrawala, nak,
sebab kau telah menjadi anakku
dan kini jadi anak kerja.
kerja akan membesarkanmu
dan aku akan besar dalam doa-doamu, nak.
–
Kata Kerja
kata kerja telah bekerja untuk saya.
saya tak dapat melakukan apapun
tanpa kata kerja.
ketika kata kerja bilang cangkul,
saya mencangkul.
ketika kata kerja bilang tanam,
saya menanam.
ketika kata kerja bilang siram,
saya menyiram.
ketika kata kerja bilang tumbuh,
tapi saya malah merebah dan terkubur di dalam tanah.
rupanya bukan kata kerja telah bekerja untuk saya,
melainkan saya telah bekerja untuk kata kerja.
dan saat kata kerja bilang tinggal,
saya telah meninggal.
*****
