Dosen yang suka menulis. Ketua IKABSI Uhamka. Punya akun Instagram namanya @ahm_soleh.

Hapus untuk Semua Orang dan Puisi Lainnya

Ahmad Soleh

36 sec read

Kirim

/1/
Mengalir isi kepala ke jemariku
tertahan sejenak di sebuah pena
tertata di sebuah pesawat kertas.

/2/
Aku memikirkannya sepanjang malam
memusingkannya sepanjang waktu
namun, masih saja ada ragu
kirim nggak ya?
apa nanti saja.

/3/
Telah menjadi sebuah pesawat kecil
Siap lepas landas ke genggamanmu
mengikis segala ragu
kirim nih?
kirim!

/4/
Ceklis satu
ceklis dua
ceklis biru
ia mendarat di hatimu.

(Tanah Abang, 2025)

Balas

Ting!
sebuah pesan masuk
kau membalas dengan singkat: Y

“Singkat amat!” kataku

lalu kau mengetik
dengan jarimu yang lentik
pesan begitu panjang
rupanya

ting!
pesan itu akhirnya tiba
kau kirimkan segerombol
kunang-kunang ke kepalaku

aku pusing membacanya.

(2025)

Teruskan

Dua panah berbelok
meneruskan tautan

pejabat menyidak air
ke dalam sumur bor

ia pun tenggelam
dalam kebisingan

lalu timbul
di ketaksaan.

(2025)

Hapus untuk Semua Orang

Kau urung menyampaikannya
sebab aku berhenti membaca

kini kau terlalu sendiri
termenung dalam
kolom percakapan yang sepi

biar hapus saja
hapus saja
hapus
pupus

pupuslah dari memori
dan aku tak bisa
melihat apa-apa lagi.

(Kebon Kacang, 2025)

*****

Editor: Moch Aldy MA

Ahmad Soleh
Ahmad Soleh Dosen yang suka menulis. Ketua IKABSI Uhamka. Punya akun Instagram namanya @ahm_soleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan tulisan-tulisan menarik setiap saat dengan berlangganan melalalui email