Anatomi Ketakutan dalam Huruf-Huruf dan Puisi Lainnya

Aris Rahman P. Putra

2 min read

good friday experiments

aku tak pernah lagi
merasa di sini,
di sana atau di situ

di mana pun

tak berada di esok,
kemarin, atau hari ini

menggigil di
ruangan gelap
dan dingin

tanpa saklar lampu

tanpa pernah
dapat

melihat ujung
hidungku
sendiri

sendiri

sendiri

sendiri

menunggu kedatangan
nabi Leary

membawa sebutir
pil

yang mengubah
kegelapan menjadi

berwarna scarlet
dan biru laut

dan menjadi
sedikit lebih
hangat

(2017)

Kebun Mayat Tennessee

Mari, mari, mari, sini
menanam bola mata di Tennessee
supaya mereka tahu siapa
yang lebih mata keranjang di antara kami

Mari, mari, mari, sini
memotong lengan di Tennessee
supaya kalian tahu siapa
yang lebih cabul di antara kami

Mari, mari, mari, sini
membedah perut dan mengeluarkan hati di Tennessee
supaya kami tahu siapa
yang lebih tukang selingkuh di antara kami

Sebuah pesawat telah menyusup ke telinga kami
melemparkan bom hidrogen
menghancurkan bakteri kesedihan dalam otak kami

Biarkanlah!

Biarkanlah para pendeta bersetubuh.
sebab tubuh mereka akan kami sucikan di kemudian hari
di Kebun Mayat Tennessee

Assalamualaikum, Jack The Ripper
telah kami hamparkan sebuah karpet merah
untuk ususmu dan kami telah tak peduli dengan Whitechapel

Assalamualaikum, Zodiac Killer
telah kami ciptakan kode yang membuatmu
ingin memotong kemaluanmu sendiri

Mari, mari, mari, sini
piknik di Kebun Mayat Tennessee
dan melihat diri kami
saling menodongkan pistol
di mulut kami sendiri.

(2017)

Anatomi Ketakutan dalam Huruf-Huruf

A adalah sepotong penis yang sanggup melubangi dirinya sendiri dengan ujung garpu

B adalah sepasang tangan lembut yang mengulur dan menarik

C adalah genangan darah yang mengucur setelahnya

D adalah seorang wanita yang orgasme melihat peristiwa-peristiwa dalam fantasinya

E adalah hasrat untuk mati sambil bersenggama

F adalah kita yang merasa jijik, memasukkan tangan ke mulut sambil mendesah

G adalah doa-doa yang dirapalkan sebagai revelasi

H adalah sperma berkepala kita, yang menelan kepala, tangan, kaki, usus dua belas jari, pergelangan kaki

I adalah seorang gipsi yang mengabarkan bahwa sebentar lagi gunung akan berubah menjadi validasi kebenaran suatu buku pedoman

J adalah sebuah waktu, sebuah bentuk, sebuah warna, sebuah tanda yang tak masuk akal bagi manusia.

K adalah rumah bordil berisi bidadari Dewi Sri

L adalah tangan penuh bintik-bintik, kepala jadi rumah lebah, puting susu yang dirubung semut berjutajuta

M adalah ia yang berkata “Hentikan musik ini, Anjing!”

N mengenakan helm sambil menonton atraksi modifikasi tubuh, seseorang mengganti tangannya dengan tangan Ramses II

O menyanggah “Aku adalah Aku, tiada Aku selain Aku, Akulah satu-satunya Aku di antara makhluk yang tersusun dari milyaran syaraf-syaraf.”

P adalah sebuah video hitamputih, dengan gerak lamban, memotong nadi, seorang laki-laki jadi gila

Q adalah kita yang jadi nafsu setelahnya

R berteriak: “Ginjal limaribu ginjal limaribu…”

S adalah tubrukan antara ayam jago dan kepala Clifford Geertz, lalu kita berlomba berburu kepalanya untuk dimasak menjadi sup protein purba

T … T

U _ U

V _ V

X _ X

Z _ Z

Kita jadi takut, kita jadi sakral, kita jadi sperma, kita jadi algoritma yang memakan buku-buku, kita jadi mantan berkepala Macaque, kita adalah di luar otoritas kita.

(2017)

Kitsch

gue cinta elu, eh kucing dateng ke pemakaman laron. gua kan jadi bingung, mesti makan mie ayam rasa kuaci apa minum segelas nanah dari ubun-ubun ahli nerake.

tapi kalau gua boleh kate, gile, rasanye kayak ciuman ame sampul buku Sidu tau! experience is the best teacher, kata notifikasi wasap bapak-bapak yang jumlah sepuluh jute. sama kayak harga apartemen di tahun gajah, yang jarak beberape menit ude ambruk dimakan pasar tradisional. eee… tapi entu cumen mimpi, macem insepsi gitu.

tapi ngelihat remot tipi nikah sama colokan listrik, gua jadi mikir, ngapain para pejabat suka makan bubur? bukanye tukang bubur gak punya dubur? eh, elu kalo ngomong sekate-kate, kek paha ayam kampus yang tenggelam di kolam madu.

emang anjing bener dah tukang ojek, bisa-bisanya dia nabrak modernitas? gak tahu apa kalau itu perbuatan melanggar sholat? perbuatan tidak senonoh, tidak seiye, tidak sekate, tidak dan tidak-tidak begitu deh.

tapi gue pikir bolehlah sekali-kali kita kencing di pelataran parkir mall, supaya bisa dikejar anjing kapitalis, supaya dikire celana dalem jemuran komunis, supaya dikire ponakannya is is.

agak sumpek sih gue baca tulisan orang-orang di koran, kayak-kayak kata-kata yang dikeluarin itu usianya harus 6000 tahun masehi, padahal pan kita masih bocah? kenapa sih kita gak boleh mengembangkan gaye kencing sendiri?

kencing itu harus luruslah, kencing harus pas dengan sudut siku-siku lah, pan gua bingung, di jaman sekarang, kencing kan cukup pakai instagram men!

elu bisa ternak ikan cupang di sane, elu bisa dicupang di sane, pokoknye antilah kita ame hal-hal yang berbau avant-garde.

nah, ngapain elu nulis pakai diagram venn? bukannya dokter itu tugasnye bukan ngelas sepatu?

ada pocong pan kite tinggal selengkat pakai puisi ‘aku ingin’, ade kucing pan tinggal kite sambit pakai cerpen Hemingway. tapi kenapa kemarin gue mimpi Freud minum marimas? apa artinya gue bakal dapat jodoh berupa beruk betina yang baru sehari dimakamkan?

kagak tahu dah, idup itu emang ribet.

rib-bet.

sumpe dee….

*****

Editor: Moch Aldy MA

Aris Rahman P. Putra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan tulisan-tulisan menarik setiap saat dengan berlangganan melalalui email